H. Al Hadi Dukung Pencegahan Karhutla, Ajak Masyarakat Barito Utara Peduli Lingkungan

H. Al Hadi, S.Pd.I., anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari Partai Kebangkitan Bangsa, mengajak masyarakat berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan melalui kepedulian lingkungan serta pelaporan dini titik api.
banner 468x60

MUARA TEWEH, Suarakalteng.com – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Al Hadi, S.Pd.I., mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai langkah mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurutnya, upaya pencegahan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah dan petugas, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya pada Sabtu (3/10/2026), menanggapi langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi peningkatan risiko karhutla.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menilai, kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mengurangi risiko kebakaran. Edukasi mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar serta dampak asap terhadap kesehatan dan lingkungan perlu terus dilakukan.

“Pencegahan karhutla harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat perlu memahami bahwa kebakaran hutan dan lahan bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari,” ujar H. Al Hadi.

Ia mengatakan, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan rawan kebakaran perlu memiliki kepedulian dan kewaspadaan lebih tinggi, terutama ketika kondisi cuaca dan lingkungan berpotensi meningkatkan risiko munculnya titik api.

Menurutnya, informasi mengenai kemunculan asap maupun titik api harus segera disampaikan kepada aparat desa, pemerintah kecamatan, BPBD, atau petugas terkait agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih awal.

“Jangan menganggap kecil apabila melihat asap atau tanda-tanda kebakaran. Segera laporkan kepada pihak terkait agar bisa diperiksa dan ditangani. Kecepatan informasi dari masyarakat sangat membantu upaya pencegahan agar api tidak semakin meluas,” katanya.

H. Al Hadi juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang melibatkan berbagai unsur dalam penanganan karhutla, mulai dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah kecamatan dan desa, perangkat daerah, perusahaan, hingga masyarakat.

Ia berharap koordinasi tersebut tidak hanya dilakukan melalui rapat, tetapi diwujudkan dalam kegiatan nyata seperti patroli kawasan rawan, pemetaan titik berisiko, sosialisasi kepada masyarakat, serta kesiapan personel dan sarana pemadaman.

“Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait harus terus memperkuat kesiapsiagaan. Namun, masyarakat juga jangan hanya menjadi penonton. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap pemerintah desa dan kelurahan dapat mengoptimalkan penyampaian informasi kepada warga mengenai langkah pencegahan serta mekanisme pelaporan apabila ditemukan indikasi karhutla.

Menurutnya, kerja sama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk membangun sistem pencegahan yang lebih efektif, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran.

“Harapan kita, Barito Utara dapat terhindar dari dampak karhutla yang lebih luas. Mari bersama-sama menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian, dan melakukan pencegahan sejak dini demi keselamatan masyarakat serta generasi mendatang,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *