Reses Patih Herman AB, Warga Pendreh Minta Jalan Teluk Matei Diperlebar

Anggota DPRD Barito Utara Patih Herman AB menyerap aspirasi warga Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, dalam kegiatan reses pada 27 Oktober 2026. Warga mengusulkan pengaspalan jalan, pemasangan PJU, kelanjutan pembangunan turap, dan pelebaran Jalan Teluk Matei. (Foto: Istimewa).
banner 468x60

MUARA TEWEH, Suarakalteng.com  – Pelebaran Jalan Teluk Matei menjadi salah satu aspirasi masyarakat Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, yang disampaikan kepada anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, dalam kegiatan reses, Selasa (27/10/2026).

Selain pelebaran jalan yang dinilai penting untuk keselamatan pengguna, warga juga mengusulkan pengaspalan jalan desa, pemasangan penerangan jalan umum (PJU), serta kelanjutan pembangunan turap atau bronjong di wilayah RT 2 dan RT 3 di belakang desa. Usulan pembangunan turap di belakang Pelabuhan Nantoy Bara Lestari turut disampaikan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Patih Herman AB, legislator Partai Demokrat yang akrab disapa Athink, mengatakan reses menjadi kesempatan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus menghimpun persoalan infrastruktur yang memerlukan perhatian pemerintah daerah.

“Melalui reses ini, saya ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Aspirasi warga Desa Pendreh cukup jelas, mulai dari perbaikan jalan dan penerangan, kelanjutan pembangunan turap, hingga pelebaran Jalan Teluk Matei demi keselamatan pengguna jalan,” ujar Patih Herman saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2026).

Menurutnya, seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan melalui mekanisme DPRD dengan mempertimbangkan kewenangan, tingkat kebutuhan, dan prioritas pembangunan daerah.

“Seluruh usulan ini akan kami catat dan sampaikan sebagai bahan pembahasan dengan pemerintah daerah dan perangkat terkait. Kita berharap kebutuhan yang mendesak, terutama menyangkut keselamatan masyarakat dan kondisi infrastruktur, dapat ditelaah untuk menentukan langkah penanganan berikutnya,” lanjutnya.

Tiga Prioritas Infrastruktur

Dari aspirasi yang dihimpun, terdapat tiga fokus kebutuhan yang perlu ditelaah lebih lanjut. Pertama, peningkatan akses dan keselamatan jalan melalui pengaspalan, pemasangan PJU, serta kajian pelebaran Jalan Teluk Matei. Kedua, kelanjutan pembangunan turap atau bronjong di belakang Desa Pendreh, khususnya RT 2 dan RT 3. Ketiga, penanganan turap di kawasan belakang Pelabuhan Nantoy Bara Lestari.

Untuk menentukan langkah penanganan, usulan tersebut perlu dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan instansi teknis sesuai kewenangannya. Pemeriksaan kondisi lapangan, kajian teknis, serta penyesuaian dengan perencanaan dan kemampuan anggaran menjadi tahapan penting sebelum pembangunan dapat direalisasikan.

Khusus Jalan Teluk Matei, kajian teknis diperlukan untuk menilai kebutuhan pelebaran dan menentukan langkah yang sesuai guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Sementara itu, usulan pengaspalan, PJU, dan kelanjutan turap perlu ditelaah berdasarkan kondisi aktual serta skala prioritas.

Patih Herman berharap aspirasi masyarakat Desa Pendreh dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan program pembangunan Kabupaten Barito Utara. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan perangkat teknis agar setiap usulan dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku.

Dengan demikian, hasil reses diharapkan menjadi dasar pembahasan yang lebih terarah terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat, meskipun realisasi setiap usulan tetap bergantung pada hasil kajian, kewenangan, dan ketersediaan anggaran.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *