MUARA TEWEH, Suarakalteng.com – Generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah kemajuan Kabupaten Barito Utara. Karena itu, pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu mengambil bagian dalam pembangunan melalui gagasan, kreativitas, dan kepedulian sosial.
Pesan tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026.
Menurut Patih Herman, tantangan perkembangan zaman, termasuk kemajuan teknologi, harus dijawab dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemuda perlu memiliki kemampuan untuk beradaptasi, berinovasi, serta memanfaatkan berbagai peluang untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya generasi muda di Kabupaten Barito Utara, untuk terus menanamkan semangat patriotisme, kegigihan, dan kepedulian terhadap sesama. Pemuda harus mampu menjadi bagian dari solusi, membawa gagasan positif, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Patih Herman AB, Kamis (29/10/2026).
Ia menilai, semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sebatas seremoni atau peringatan setiap tahun. Salah satunya dengan membangun sikap saling menghargai, menjaga kerukunan, serta tidak mudah terpecah akibat perbedaan.
Patih Herman juga mendorong generasi muda agar terus meningkatkan kapasitas diri dan aktif dalam berbagai kegiatan positif. Menurutnya, kesempatan untuk berkarya terbuka luas, baik melalui bidang pendidikan, kewirausahaan, olahraga, kegiatan sosial, maupun pelestarian budaya daerah.
“Pemuda adalah harapan masa depan bangsa. Karena itu, mari kita jaga persatuan, saling menghargai perbedaan, meningkatkan kualitas diri, serta memanfaatkan perkembangan teknologi untuk hal-hal yang produktif. Saya berharap pemuda Barito Utara berani berinovasi, berkarya, dan menunjukkan kepedulian nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa nilai persatuan yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 tetap relevan dalam kehidupan saat ini. Semangat tersebut menjadi landasan untuk membangun masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.
Menurutnya, kontribusi terhadap daerah tidak harus selalu diwujudkan melalui hal-hal besar. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar, keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan, serta kemauan untuk mengembangkan potensi diri juga merupakan bentuk nyata pengabdian generasi muda.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Patih Herman berharap pemuda Barito Utara semakin percaya diri dalam mengambil peran, menghasilkan karya, dan menghadirkan inovasi yang dapat mendukung kemajuan daerah.










