Dasco Luruskan Kabar Pencalonan Cawapres, Tegaskan Tidak Ada Rencana Seperti yang Beredar

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membantah kabar dirinya akan maju sebagai calon wakil presiden. Klarifikasi tersebut disampaikan di tengah mencuatnya dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden dan sejumlah pejabat negara.
banner 468x60

JAKARTA, Suarakalteng.com – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membantah kabar yang menyebut dirinya akan maju sebagai calon wakil presiden (cawapres). Ia menegaskan informasi tersebut tidak benar dan menilai kemunculannya berkaitan dengan isu dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden serta sejumlah pejabat negara.

Klarifikasi itu disampaikan Dasco melalui unggahan media sosial yang dipantau di Jakarta, Kamis (5/11/2026). Ia menyebut kabar pencalonan dirinya sebagai cawapres merupakan informasi bohong.

“Saya pastikan Itu hoax,” ungkap Dasco.

Dasco juga menyoroti kemunculan isu tersebut ketika dugaan penyadapan ilegal tengah menjadi perhatian publik. Menurutnya, kabar mengenai pencalonan cawapres berpotensi menggeser pembahasan dari persoalan yang sedang disorot.

“Ada upaya pengalihan isu dari hot isu penyadapan ilegal menjadi Dasco akan jadi cawapres,” katanya.

Di sisi lain, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi turut memberikan tanggapan mengenai dugaan penyadapan terhadap Presiden dan sejumlah pejabat negara. Pemerintah memandang persoalan tersebut serius karena mencakup dugaan penyadapan, akses ilegal, hingga penghapusan bukti elektronik.

Prasetyo menyampaikan pernyataan itu di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11/2026). Ia menyebut tindakan tersebut berpotensi masuk dalam kategori perbuatan yang mengarah pada makar.

“Kami juga berpendapat apa yang dilakukan ini mungkin sudah masuk kategori, bisa kita anggap ini perbuatan mengarah ke perbuatan makar,” kata Prasetyo.

Ia mengingatkan bahwa dugaan tindakan tersebut dapat membahayakan kepentingan negara, termasuk keselamatan pimpinan negara. Karena itu, persoalan penyadapan dan akses ilegal terhadap pejabat negara perlu ditangani berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Perkembangan ini menempatkan klarifikasi Dasco dan pernyataan pemerintah mengenai dugaan penyadapan sebagai dua isu yang menjadi perhatian publik. Sementara itu, kabar mengenai Dasco akan maju sebagai cawapres telah dibantah langsung oleh yang bersangkutan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *