Axel Giyofandhi Buktikan Pelajar Kalteng Mampu Tembus Persaingan Sains Nasional

Axel Giyofandhi, siswa kelas XI SMAN 1 Sampit, berhasil meraih medali perunggu bidang Biologi pada Olimpiade Sains Nasional Tingkat Nasional 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang.
banner 468x60

SAMPIT, Suarakalteng.com – Nama Kalimantan Tengah kembali berkibar di panggung Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026. Axel Giyofandhi, siswa kelas XI SMAN 1 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, berhasil meraih medali perunggu bidang Biologi pada kompetisi sains tingkat nasional tersebut.

Axel menjadi salah satu pelajar yang membawa nama Kalteng dalam persaingan dengan siswa-siswa dari berbagai daerah di Indonesia. Prestasi itu diraih dalam OSN Jenjang SMA/MA/SMK Tingkat Nasional yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), 14 hingga 19 September 2026.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa potensi pelajar Kalimantan Tengah tidak hanya berkembang di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing dalam kompetisi akademik berskala nasional.

“Saya merasa sangat bangga bisa mengharumkan nama baik sekolah saya, juga Bumi Kalimantan Tengah dalam kancah olimpiade tertinggi di Indonesia, yaitu Olimpiade Sains Nasional,” ungkap Axel.

Namun, medali perunggu tersebut bukan hasil perjuangan singkat. Axel harus menghadapi proses kompetisi yang menguji kemampuan berpikir, konsentrasi dan mental kompetitif selama mengikuti tahapan OSN.

“Selama pelaksanaan OSN 2026 ini, saya merasakan jiwa kompetitif saya diuji dengan keras. Dalam waktu dua hari perlombaan, saya tidak diberikan waktu untuk berpikir dan beristirahat. Meskipun demikian, saya harus bisa maju tiap harinya melawan tantangan yang baru,” tuturnya.

Ketika berada dalam kondisi lelah dan muncul keinginan untuk menyerah, Axel mengaku kembali mengingat proses panjang yang telah dilaluinya. Dukungan keluarga, guru serta amanah membawa nama Kalimantan Tengah menjadi dorongan untuk tetap bertahan hingga kompetisi berakhir.

Prestasi tersebut juga tidak lepas dari dukungan ekosistem pendidikan di sekitarnya. Guru pendamping Axel, Endang, mengungkapkan rasa syukur sekaligus haru saat mendengar pengumuman peraih medali pada penutupan OSN Nasional 2026.

“Ada rasa syukur, haru, bahagia, dan rasa tak percaya, karena ini merupakan suatu pencapaian yang menurut saya sangat luar biasa. Mengingat di ajang lomba ini, murid kami memperoleh medali perunggu,” ujarnya.

Endang menyebut dukungan terhadap Axel datang dari berbagai pihak, mulai dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, MKKS Kotawaringin Timur, komite sekolah, kepala sekolah, guru Biologi hingga alumni. Keluarga Axel juga menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju kompetisi nasional.

Bagi Axel, medali yang diraih bukan sekadar penghargaan pribadi. Ia berharap prestasinya dapat menjadi pemicu bagi pelajar Kalteng lainnya untuk berani mengembangkan kemampuan dan mengambil kesempatan dalam kompetisi sains.

“Saya yakin dengan berlanjutnya dorongan masif dari Provinsi, serta integrasi mentalitas kejuaraan pada tiap sekolah, kita dapat membuktikan bahwa Kalteng sangat layak untuk berdiri di panggung nasional,” pungkasnya.

Pesan serupa disampaikan Endang kepada Axel agar pencapaian tersebut menjadi awal untuk terus berkembang dan meraih prestasi berikutnya.

“Terima kasih karena Ibu diberi kesempatan untuk mengenalmu dan membersamaimu dalam awal sebuah pencapaian yang luar biasa. Ibu berharap ke depannya akan ada lagi hal-hal yang lebih hebat dan luar biasa. Teruslah bersinar tanpa meredupkan yang lain dan ingat, jujur itu juara. Salam sukses,” pesannya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *