PALANGKA RAYA, SUARAKALTENG.COM – Budaya lokal Kalimantan Tengah menjadi bagian dari gagasan keselamatan berlalu lintas yang dibawa pelajar Kalteng ke tingkat nasional.
Ribka Bawin Hatalasinta Lumamba, siswi SMA Negeri 1 Basarang, Kabupaten Kapuas, berhasil meraih Juara 1 Kategori Sosial Budaya pada Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Nasional 2026.
Prestasi tersebut diraih dalam ajang yang berlangsung di Bogor pada 14–17 September 2026. Ribka menjadi salah satu dari dua wakil Kalimantan Tengah bersama Rasya Alika Farshi dari SMA Negeri 1 Pangkalan Bun.
Yang menarik, Ribka tidak hanya mengangkat isu keselamatan lalu lintas secara umum. Ia membawa inovasi bertajuk “Talawang Perisai Keselamatan Generasi Muda”, yang memanfaatkan simbol budaya lokal sebagai pendekatan edukasi keselamatan bagi generasi muda.
Gagasan tersebut dikembangkan dalam karya ilmiah yang berkaitan dengan edukasi keselamatan lalu lintas dan karakter pengguna jalan.
Pendekatan sosial dan budaya menjadi salah satu bagian yang ditampilkan Ribka dalam kompetisi tersebut. Sementara wakil Kalteng lainnya, Rasya Alika Farshi, mengusung inovasi Game Edukasi Digital “TRAFFIC”.
Keduanya sebelumnya merupakan Juara 1 dan Juara 2 Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026.
Dari Budaya Lokal ke Edukasi Keselamatan
Ajang nasional tersebut mempertemukan pelajar dari berbagai provinsi untuk menyampaikan gagasan dan inovasi mengenai peningkatan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, khususnya di kalangan generasi muda.
Tema yang diangkat dalam karya peserta berkaitan dengan inovasi teknologi dan etika transportasi sebagai bagian dari upaya membangun keselamatan jalan di era digital.
Dalam konteks tersebut, gagasan Ribka menempatkan unsur budaya lokal sebagai media pendekatan kepada generasi muda.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, menyampaikan apresiasi atas perjuangan Ribka dan Rasya yang mewakili Kalteng dalam ajang tingkat nasional tersebut.
“Kami memberikan dukungan dan apresiasi kepada Rasya dan Ribka yang telah mewakili Kalimantan Tengah dengan penuh semangat. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada sekolah, guru, orang tua, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Alhamdulillah, Ribka berhasil meraih Juara 1 Kategori Sosial Budaya tingkat nasional. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Yulindra Dedy.
Wakil Kalteng Dapat Pendampingan
Selama mengikuti rangkaian kegiatan di Bogor, peserta dari Kalimantan Tengah turut mendapat pendampingan dari Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Andreas Palem Santosa, bersama staf Richrolans Hartseifrid.
Keberhasilan Ribka menjadi Juara 1 Kategori Sosial Budaya menambah catatan prestasi pelajar Kalimantan Tengah di tingkat nasional.
Lebih dari capaian kompetisi, inovasi yang dibawa Ribka menunjukkan bagaimana isu keselamatan lalu lintas dapat dikemas melalui pendekatan yang dekat dengan identitas dan budaya generasi muda.
Dinas Perhubungan Kalteng berharap gagasan tersebut tidak berhenti pada ajang kompetisi, tetapi dapat terus dikembangkan untuk mendukung pembentukan generasi muda yang sadar, tertib dan berbudaya keselamatan berlalu lintas.










