PALANGKA RAYA, Suarakalteng.com – Pemerataan akses pendidikan di wilayah Kalimantan Tengah terus didorong melalui pemanfaatan teknologi digital. Hingga 2026, sebanyak 443 sekolah jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) di provinsi tersebut telah menerapkan digitalisasi pembelajaran.
Upaya ini menjadi bagian dari program Kelas Digital Huma Betang yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng). Program tersebut diarahkan untuk membantu mengatasi keterbatasan akses pendidikan, terutama bagi peserta didik di wilayah pedalaman yang menghadapi tantangan geografis.
Digitalisasi sekolah didukung penggunaan papan interaktif digital, jaringan internet satelit, serta perangkat teknologi lainnya untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Melalui fasilitas tersebut, proses pembelajaran diharapkan menjadi lebih interaktif. Guru dapat menyampaikan materi dengan dukungan teknologi, sementara peserta didik memiliki peluang lebih luas untuk mengakses berbagai sumber belajar.
Komitmen tersebut mendapat pengakuan melalui penghargaan Digital Learning Innovation Excellence dalam ajang CNN Indonesia Awards 2026. Penghargaan diterima Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, dari Direktur Transmedia Latif Harnoko di JW Marriott, Jakarta, Jumat (6/11/2026).











