Pemerintah Perluas Kolaborasi Dunia Usaha untuk Kendalikan Karhutla Kalteng

Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha diperkuat untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah, termasuk melalui pelibatan ratusan unit usaha sektor pertambangan.
banner 468x60

PALANGKA RAYA, Suarakalteng.com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah tidak lagi hanya bertumpu pada pemerintah dan petugas di lapangan. Keterlibatan dunia usaha dari berbagai sektor kini diperluas untuk memperkuat upaya pengendalian kebakaran dan mengurangi dampak kabut asap terhadap masyarakat.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, pemerintah sebelumnya telah melibatkan hampir 200 perusahaan dari sektor perkebunan dan kehutanan. Langkah tersebut kemudian diperluas dengan mengundang sekitar 400 unit usaha sektor pertambangan untuk ikut mendukung penanganan karhutla di Kalteng.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurut Hanif, keterlibatan perusahaan diperlukan karena penanganan karhutla membutuhkan dukungan sumber daya yang besar, baik berupa personel, peralatan maupun kemampuan teknis di lapangan.

Pemerintah menginginkan seluruh potensi yang dimiliki dunia usaha dapat dimanfaatkan secara terkoordinasi sehingga penanganan kebakaran bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Kolaborasi tersebut nantinya akan dikoordinasikan melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Dengan koordinasi yang terarah, dukungan perusahaan diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan wilayah yang memerlukan penanganan.

Hanif menegaskan, semangat gotong royong menjadi dasar penting dalam menghadapi persoalan karhutla yang dampaknya tidak hanya dirasakan terhadap lingkungan, tetapi juga kehidupan masyarakat.

Melalui keterlibatan berbagai sektor usaha, pemerintah berharap upaya pengendalian kebakaran dapat diperkuat sekaligus mendorong tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Pelibatan ratusan perusahaan tersebut juga diharapkan tidak sebatas menjadi komitmen dalam rapat koordinasi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui langkah operasional yang nyata di lapangan.

Dengan semakin luasnya dukungan dunia usaha, pemerintah berharap penanganan karhutla di Kalimantan Tengah dapat berlangsung lebih terintegrasi, mulai dari kesiapan sumber daya hingga upaya mengurangi risiko kebakaran dan dampak kabut asap bagi masyarakat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *