PULANG PISAU, Suarakalteng.com – Ketersediaan stok beras sekitar 3.000 ton untuk wilayah Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas menjadi salah satu penopang pasokan pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala Cabang Perum Bulog Kuala Kapuas, Akhmad Ronni Anwar, memastikan pihaknya juga memiliki persediaan minyak goreng dan gula pasir untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Selain menjaga ketersediaan komoditas, Bulog bersama Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan berencana menggelar pasar murah menjelang Nataru. Kegiatan tersebut diharapkan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.
“Selain beras, kami juga memiliki ketersediaan minyak goreng dan gula pasir,” ungkap Akhmad Ronni Anwar saat mengikuti inspeksi mendadak (sidak) pasar bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau di Pasar Harian dan Pasar Mingguan, Kecamatan Kahayan Hilir, Kamis (5/11/2026).
Ia berharap pelaksanaan pasar murah dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, khususnya beras, minyak goreng, dan gula pasir.
“Semoga dengan adanya kegiatan tersebut dapat membantu dan meringankan beban masyarakat dalam memperoleh pangan, khususnya beras, minyak goreng, dan gula pasir,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Jayadikarta bersama Kepala Kejaksaan Negeri Pulang Pisau Adief Swandaru, Kepala BPS Oo Suharto, serta jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di dua pasar tersebut.
Ahmad Jayadikarta mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah bahan pokok masih relatif stabil.
“Hari ini saya bersama Pak Kajari, ada dari Perum Bulog, kepala BPS hari ini sidak pasar dan alhamdulillah harga masih stabil,” ucap Wakil Bupati.
Di sisi lain, Kepala BPS Pulang Pisau Oo Suharto menjelaskan bahwa dalam satu bulan terakhir terdapat kecenderungan kenaikan indeks harga sejumlah kebutuhan pokok. Namun, kenaikan tersebut masih berada pada kategori rendah hingga sedang.
“Memang di satu bulan terakhir untuk Kabupaten Pulang Pisau terjadi indeks kenaikan harga, tapi indeks harga yang masih kategori rendah dan sedang,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau bersama Bulog dan instansi terkait terus memantau perkembangan harga serta pasokan pangan. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga ketersediaan kebutuhan pokok dan membantu masyarakat menghadapi peningkatan kebutuhan menjelang akhir tahun. (MC. Pulang Pisau/RAP/Barsel)/Edt:UL











