Cegah Perundungan Sejak Sekolah, Polres Barito Utara Ingatkan Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Polres Barito Utara mengedukasi siswa SMAN 4 Muara Teweh tentang bahaya perundungan dan penyalahgunaan media sosial sebagai langkah membangun karakter pelajar yang beretika, disiplin, dan bertanggung jawab di dunia digital. (Dok. Humas Polres Barut).
banner 468x60

MUARA TEWEH, Suarakalteng.com – Perundungan dapat terjadi bukan hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga melalui unggahan, komentar, dan pesan di media sosial. Mengantisipasi dampak tersebut, Polres Barito Utara menggelar sosialisasi pencegahan bullying dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab di SMAN 4 Muara Teweh, Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 WIB hingga 09.00 WIB itu dipimpin Kapolres Barito Utara AKBP Irnanda Oktora, S.I.K., M.I.K., bersama pejabat utama Polres Barito Utara.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam sosialisasi tersebut, para pelajar mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menghormati sesama, menghentikan perilaku perundungan, membatasi penggunaan telepon genggam, serta menjaga etika ketika berinteraksi di ruang digital.

Polisi mengingatkan bahwa penyalahgunaan media sosial, termasuk menyebarkan ujaran kebencian atau mempermalukan orang lain, berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi korban maupun pelaku. Karena itu, para siswa diajak lebih bijak sebelum mengunggah atau membagikan suatu konten.

Penggunaan telepon genggam juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Para pelajar diharapkan mampu mengatur waktu penggunaan perangkat digital agar tidak mengganggu konsentrasi belajar maupun kegiatan sehari-hari.

Untuk memperdalam pemahaman, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para siswa dan siswi diberi kesempatan mengajukan pertanyaan serta menyampaikan pendapat mengenai persoalan yang mereka hadapi dalam pergaulan dan penggunaan media sosial.

Dialog ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran hukum, memperkuat sikap saling menghargai, serta mendorong pelajar berani mengambil sikap yang tepat ketika menghadapi atau mengetahui tindakan perundungan.

Kapolres Barito Utara AKBP Irnanda Oktora, S.I.K., M.I.K., melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Barito Utara, Iptu Novendra W.P., menyampaikan bahwa edukasi di lingkungan pendidikan merupakan bagian dari upaya perlindungan generasi muda.

“Polres Barito Utara terus berupaya hadir di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan, untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada para pelajar. Kami mengajak seluruh siswa untuk bersama-sama menghentikan bullying, menggunakan handphone secara bijak, serta tidak menyalahgunakan media sosial untuk menyebarkan ujaran kebencian, mempermalukan orang lain, maupun melakukan perundungan secara daring. Jadilah generasi muda yang cerdas, beretika, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi,” ujar Iptu Novendra W.P dalam keterangannya.

Melalui pendekatan preventif dan humanis, Polres Barito Utara berupaya meningkatkan kesadaran pelajar tentang pentingnya menjaga perilaku, baik dalam interaksi langsung maupun di dunia maya.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, sekaligus membentuk generasi muda yang mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan bertanggung jawab.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *