Dugaan Penipuan Berantai di Barito Utara, Korban Alami Kerugian Ratusan Juta

Sejumlah korban didampingi awak media saat melaporkan dugaan kasus penipuan kepada Kasat Reskrim Polres Barito Utara, AKP Ricy Hermawan, di Aula Sat Reskrim Ananta Hira, Muara Teweh.
banner 468x60

Suarakalteng, Muara Teweh – Dugaan penipuan berantai dengan berbagai modus, mulai dari arisan hingga pinjaman modal usaha, dilaporkan terjadi di wilayah Muara Teweh. Sejumlah warga mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Beberapa korban telah melaporkan kasus ini ke Polres Barito Utara untuk ditindaklanjuti. Modus yang digunakan diduga menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat, sehingga menarik minat korban untuk menanamkan dana.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Peristiwa bermula saat korban ditawari arisan senilai Rp100 juta pada Januari 2026. Karena percaya, korban mentransfer uang secara bertahap hingga total mencapai ratusan juta rupiah. Namun hingga jatuh tempo, dana yang dijanjikan tidak pernah dicairkan.

“Karena percaya, saya mentransfer uang beberapa kali. Namun hingga jatuh tempo, uang tersebut tidak pernah dibayarkan hingga saat ini,” ujar korban berinisial AP saat di Mapolres setempat, Senin (27/4/2026).

Sementara korban lainnya berinisial LN mengaku meminjamkan dana hingga Rp100 juta dengan janji keuntungan dalam waktu singkat, namun tidak kunjung dikembalikan.

“Saya sudah berupaya menghubungi terlapor melalui pesan WhatsApp, namun tidak mendapatkan respons. Bahkan, nomor kontaknya sudah tidak aktif,” ungkapnya.

Kasus ini diduga melibatkan beberapa korban dengan pola kejadian yang serupa. Para korban awalnya tergiur oleh keuntungan besar, namun pada akhirnya mengalami kerugian setelah dana yang dijanjikan tidak kunjung dikembalikan.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap laporan yang masuk. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi atau arisan yang menjanjikan keuntungan tidak wajar dalam waktu singkat.

Selain itu, warga juga diminta memastikan kejelasan sistem serta kredibilitas pihak yang menawarkan sebelum melakukan transaksi keuangan guna menghindari potensi penipuan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *