Pemprov Kalteng Ajak Perusahaan Maksimalkan CSR untuk Perbaikan Infrastruktur Jalan

Staf Ahli Gubernur Yuas Elko saat menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi Program CSR di Aula Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah.
banner 468x60

Suarakalteng, Palangka Raya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong keterlibatan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pemeliharaan infrastruktur jalan.

Melalui Rapat Koordinasi Program CSR yang digelar di Aula Manggatang Tarung, Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (16/4/2026), Staf Ahli Gubernur Yuas Elko menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan perusahaan dalam menjaga kualitas jalan, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Jalan merupakan urat nadi perekonomian. Oleh karena itu, pemeliharaan harus dilakukan secara optimal agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar,” ujar Yuas Elko.

Program CSR yang dialokasikan sebesar 2 persen dari keuntungan perusahaan ini mengacu pada berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012. Komitmen perusahaan juga diperkuat melalui penandatanganan pakta integritas bersama pemerintah daerah.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah Juni Gultom menjelaskan, rapat ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya yang telah dilaksanakan di wilayah barat dan tengah. Pada tahap ini, fokus pembahasan diarahkan pada wilayah timur dengan rencana penanganan 10 ruas jalan.

“Skema pelaksanaan dapat dilakukan secara swakelola dengan semangat gotong royong, di mana perusahaan memberikan kontribusi berupa material, alat berat, maupun dukungan lainnya,” jelas Juni.

Sebelumnya, beberapa perusahaan di wilayah barat telah melakukan pemeliharaan jalan secara mandiri, seperti pada ruas Amin Jaya–Rantau Pulut. Sementara di wilayah tengah, disepakati penanganan tujuh ruas jalan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Pemprov Kalteng menegaskan bahwa program ini difokuskan pada pemeliharaan jalan, bukan pembangunan baru. Bentuk kegiatannya meliputi perbaikan kerusakan, penambalan lubang, serta peningkatan fungsi jalan agar tetap layak digunakan.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap pembangunan infrastruktur di Kalimantan Tengah dapat terus berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *