MUARA TEWEH, SUARAKALTENG.COM – Dukungan terhadap para relawan yang berjibaku menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus berdatangan. Kali ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Utara turun langsung ke lokasi Karhutla di Desa Bintang Ninggi, Kecamatan Teweh Selatan, Minggu (20/9/2026).
Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara R. Firmansyah, S.H. bersama jajaran melakukan pengecekan titik api sekaligus memantau kondisi wilayah yang terdampak kebakaran.
Dalam kunjungan tersebut, Kejari Barito Utara juga menyerahkan bantuan sembako kepada Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kecamatan Teweh Selatan.
Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan bagi para relawan yang menjalankan tugas pemadaman dan pengendalian Karhutla di lapangan.
Firmansyah mengatakan, pihaknya menyadari tidak dapat membantu secara langsung dalam jumlah besar dari sisi tenaga. Karena itu, Kejari memberikan dukungan melalui bantuan konsumsi sekaligus menyempatkan diri melihat langsung kondisi di lapangan.
“Dengan adanya Karhutlah ini kami tidak bisa membantu tenaga tidak bisa membantu banyak kami hanya memberikan semangat dan memberikan sedikit bantuan konsumsi untuk mereka yang full sebagai relawan pemadam api dan atas dasar itu maka kami berinisiatif turun ke lapangan untuk ngecek,” ujarnya.
Bantuan yang diserahkan Kejari Barito Utara berupa beras sebanyak 50 kilogram, telur, biskuit, mei instan, dan roti.
“Tadi, ya alhamdulillah, beras, 50 kilo, telur, limau kulit, indomie, serta roti,” ungkapnya.
Selain bantuan logistik, kehadiran jajaran Kejari Barito Utara di lokasi juga menjadi dukungan moril bagi para relawan yang masih melakukan penanganan Karhutla.
Firmansyah berharap kondisi Karhutla segera membaik dengan turunnya hujan di wilayah Barito Utara.
“Ya mudah-mudahan secepatnya Allah menurunkan hujan untuk wilayah Kabupaten Barito utara,” harapnya.
Pengecekan titik api dan penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari kepedulian serta sinergi dalam mendukung penanganan Karhutla di Kabupaten Barito Utara.
Kesiapsiagaan seluruh unsur, dukungan kepada petugas dan relawan, serta upaya pencegahan di lapangan menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.










