Suarakalteng.com – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan pentingnya olahraga sebagai sarana membentuk karakter, memperkuat persatuan, serta mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Malam Apresiasi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Sylva Minisoccer Palangka Raya, Jumat malam (17/7/2026).
Kehadiran Gubernur dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap pembinaan generasi muda melalui olahraga sebagai investasi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembentukan karakter generasi muda.
“Anak-anak inilah yang kelak akan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa dan daerah. Karena itu, kita harus menyiapkan generasi yang memiliki karakter kuat, semangat kebersamaan, disiplin, dan mampu menghadapi tantangan global,” ujar Agustiar Sabran.
Menurutnya, olahraga memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan semangat pantang menyerah yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja.
Selain itu, ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) menjadi ruang bagi pelajar dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah untuk saling mengenal, membangun persahabatan, serta memperkuat persatuan dalam keberagaman.
“Melalui olahraga lahir generasi yang sehat, berpikir positif, memiliki semangat gotong royong, dan mampu berkompetisi secara sehat. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita tanamkan kepada generasi muda,” tambahnya.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, guru pendamping, dewan juri, dan panitia yang telah menyukseskan pelaksanaan O2SN 2026. Ia berpesan kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi agar terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional, sementara bagi peserta yang belum berhasil diminta tetap bersemangat dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk berkembang.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden melaporkan bahwa O2SN 2026 berlangsung aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas. Ajang tersebut diikuti sebanyak 954 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah dengan dukungan sekitar 2.000 suporter.
O2SN Tahun 2026 mempertandingkan delapan cabang olahraga, yaitu bulu tangkis, atletik, pencak silat, renang, panjat tebing, senam, catur, serta dua cabang olahraga tradisional Kalimantan Tengah yang ditampilkan sebagai eksibisi, yakni balogo dan manyipet (sumpitan).
Para atlet terbaik hasil seleksi tingkat provinsi selanjutnya akan mewakili Kalimantan Tengah pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus hingga September 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, kepala perangkat daerah, kepala dinas pendidikan kabupaten/kota, pengurus cabang olahraga, pelatih, guru pendamping, serta para atlet peserta O2SN 2026.










