Antusiasme Tinggi Warnai Hari Pertama SPMB 2026, Disdik Kalteng Tekankan Kesetaraan Akses Pendidikan

Calon peserta didik bersama orang tua mengikuti proses pendaftaran dan verifikasi berkas pada hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di salah satu sekolah di Kalimantan Tengah.
banner 468x60

Suarakalteng.com – Pelaksanaan hari pertama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kalimantan Tengah mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sejak pagi, calon peserta didik bersama orang tua memadati sejumlah SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) untuk mengikuti proses pendaftaran dan verifikasi berkas.

Tingginya minat pendaftar menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan pendidikan yang terus dikembangkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Meski jumlah pendaftar cukup banyak, seluruh proses pelayanan berjalan tertib dan lancar. Panitia di masing-masing sekolah tampak aktif memberikan pendampingan kepada calon peserta didik agar seluruh tahapan pendaftaran dapat dilalui dengan baik.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengapresiasi kesiapan sekolah dalam melaksanakan SPMB sehingga proses pada hari pertama dapat berlangsung sesuai harapan.

“Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi indikator bahwa kepercayaan terhadap dunia pendidikan terus meningkat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Menurut Reza, SPMB bukan hanya proses administrasi penerimaan murid baru, tetapi juga momentum penting untuk memastikan seluruh anak di Kalimantan Tengah memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan berkualitas.

Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan berdasarkan prinsip transparansi, objektivitas, akuntabilitas, dan keadilan tanpa membedakan latar belakang calon peserta didik.

“Pendidikan harus dapat dirasakan oleh semua kalangan. Setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan terbaik sesuai potensi dan kemampuannya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Reza menilai pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di masa depan sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong pemerataan akses pendidikan hingga ke wilayah pelosok agar tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh kesempatan belajar.

Disdik Kalteng juga mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru melakukan pendaftaran pada hari pertama karena masa pendaftaran masih berlangsung hingga 25 Juni 2026. Orang tua dan calon peserta didik diminta terus memantau informasi resmi sekolah serta melengkapi seluruh persyaratan yang diperlukan.

Melalui pelaksanaan SPMB yang terbuka dan berkeadilan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, menjunjung tinggi toleransi, nilai kebangsaan, serta semangat Huma Betang sebagai identitas masyarakat Kalimantan Tengah.

Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah akan terus melakukan pemantauan selama proses SPMB berlangsung guna memastikan seluruh tahapan berjalan lancar dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *