Kemarau Meluas, Distribusi Air Bersih Pemprov Kalteng Jangkau 10 Kabupaten

Keterangan Foto: Penyaluran air bersih oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada masyarakat terdampak kemarau di Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas.
banner 468x60

PALANGKA RAYA, SUARAKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperluas distribusi air bersih untuk membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan sumber air selama musim kemarau.

Hingga 16 September 2026, total 1.859.450 liter air bersih telah disalurkan ke sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah. Khusus pada 16 September, distribusi mencapai 115.100 liter dan menjangkau 10 kabupaten.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sepuluh daerah tersebut meliputi Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Seruyan, Gunung Mas, Barito Timur, Barito Utara, Sukamara, Katingan, Lamandau, dan Kapuas.

Penyaluran dilakukan dengan menyasar desa dan kelurahan yang mengalami keterbatasan ketersediaan air akibat kondisi kemarau.

Di Kotawaringin Timur, air bersih disalurkan ke Desa Jaya Karet sebanyak 13.200 liter, Desa Parebok 13.200 liter, Desa Basawang 2.200 liter, Desa Kuin 2.200 liter, dan Desa Sebamban 5.000 liter.

Sementara di Kotawaringin Barat, distribusi mencakup Desa Natai Baru sebanyak 3.000 liter, Desa Pangkalan Satu 5.000 liter, serta Desa Pandu Sanjaya sebanyak 12.000 liter.

Di Seruyan, bantuan air bersih diberikan kepada Desa Terawan sebanyak 1.200 liter dan Desa Sembuluh II sebanyak 2.300 liter. Gunung Mas mendapat 8.000 liter untuk Desa Tumbang Pajangei, Kecamatan Tewah.

Distribusi juga menyasar Barito Timur sebanyak 5.000 liter di Bantai Karau, Kecamatan Dusun Tengah RT 14. Sedangkan di Barito Utara, sebanyak 4.000 liter disalurkan ke Kelurahan Lanjas.

Untuk wilayah Sukamara, bantuan air bersih diberikan ke Desa Laman Baru sebanyak 12.000 liter dan Desa Ajang sebanyak 2.400 liter.

Di Kabupaten Katingan, masing-masing 1.200 liter disalurkan ke Kelurahan Kasongan Baru, Kecamatan Katingan Hilir, yang melayani 50 kepala keluarga, dan Kelurahan Kasongan Lama yang melayani 110 kepala keluarga.

Distribusi terbesar pada 16 September tercatat di Kabupaten Lamandau. Sebanyak 20.000 liter air bersih disalurkan ke Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik. Pasokan tersebut diperuntukkan bagi 13 kepala keluarga sekaligus mendukung kebutuhan air di SMPN 4 dan SMKN 1 Bulik.

Sementara di Kabupaten Kapuas, sebanyak 2.000 liter air bersih disalurkan ke Desa Buhut Jaya, Kecamatan Kapuas Tengah.

Distribusi air bersih tersebut masih berlangsung karena kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak kemarau terus berkembang. Data penyaluran juga masih bersifat sementara seiring proses suplai yang dilakukan ke berbagai daerah.

Selain untuk kebutuhan rumah tangga, distribusi air juga menyentuh fasilitas pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa keterbatasan air selama kemarau tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan domestik, tetapi juga dapat berdampak pada aktivitas pelayanan masyarakat.

Pemprov Kalteng terus menyalurkan bantuan air bersih sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang mengalami kekeringan dan keterbatasan sumber air.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *