PALANGKA RAYA, SUARAKALTENG.COM – Budaya keselamatan berlalu lintas tidak hanya dibangun melalui kepatuhan pengendara di jalan, tetapi juga melalui keteladanan yang dimulai dari lingkungan keluarga. Peran tersebut menjadi perhatian Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah.
Melalui sosialisasi bertema “Perempuan Pelopor Keselamatan dan Kesantunan Berlalu Lintas”, DWP Dinas TPHP Kalteng mengajak perempuan menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan berkendara yang aman, tertib dan santun.
Kegiatan berlangsung di Aula Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah dan diikuti 75 anggota DWP, ASN, serta PPPK perempuan di lingkungan Dinas TPHP Kalteng. Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah, Taufan Priyanto bersama tim Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan.
Ketua DWP Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Ny. Ade Mariani Rendy Lesmana, mengatakan perempuan memiliki posisi penting dalam membentuk kebiasaan tertib berlalu lintas di lingkungan keluarga.
Peran tersebut tidak sebatas menjadi pengguna jalan, tetapi juga memberikan contoh kepada anggota keluarga, khususnya anak-anak.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap anggota DWP dapat menjadi pelopor keselamatan dan turut mengedukasi anggota keluarga untuk selalu mengutamakan keselamatan di jalan,” ujar Ny. Ade Mariani Rendy Lesmana.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menaati aturan lalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan serta membangun perilaku santun dan bertanggung jawab ketika berada di jalan.
Taufan Priyanto menyampaikan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan. Menurutnya, kedisiplinan harus dibangun melalui kebiasaan sehari-hari, termasuk dari lingkungan keluarga.
“Keselamatan dalam berlalu lintas dimulai dari sikap taat dan disiplin setiap pengendara. Baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, kita harus mematuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta selalu mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Ketaatan bukan hanya untuk menghindari pelanggaran, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab kita bersama dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib dan nyaman,” ujar Taufan Priyanto.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika ketika berkendara, termasuk menghindari penggunaan telepon seluler, tidak terburu-buru dan mampu mengendalikan emosi saat berada di jalan.
“Jadilah pengendara yang tidak hanya taat aturan, tetapi juga santun dan menghargai pengguna jalan lainnya. Jangan terburu-buru, jangan menggunakan telepon seluler saat berkendara, dan selalu kendalikan emosi di jalan. Keselamatan adalah kebutuhan kita bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Kalteng Rendy Lesmana menilai keteladanan menjadi salah satu cara penting dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas. Perempuan, kata dia, dapat memberikan contoh mulai dari kebiasaan sederhana ketika berkendara bersama keluarga.
“Dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti menggunakan helm, memakai sabuk pengaman, mematuhi rambu dan marka jalan, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta menjaga kesabaran dan kesantunan terhadap sesama pengguna jalan, ” ujar Rendy Lesmana.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi dan diskusi. Peserta juga membahas berbagai persoalan keselamatan berlalu lintas yang ditemui dalam aktivitas sehari-hari.
Edukasi semacam ini sejalan dengan upaya membangun budaya keselamatan lalu lintas melalui pendidikan dan sosialisasi yang berkelanjutan. Ketentuan dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan juga menempatkan pendidikan serta sosialisasi sebagai bagian dari upaya membangun budaya keamanan dan keselamatan lalu lintas.
Melalui kegiatan tersebut, DWP Dinas TPHP Kalteng berharap perempuan tidak hanya menjadi peserta sosialisasi, tetapi dapat meneruskan pesan keselamatan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.










