Studi Terbaru Ungkap Roti Bisa Picu Kenaikan Berat Badan Tanpa Tambahan Kalori

Ilustrasi roti sebagai sumber karbohidrat yang berpotensi memengaruhi metabolisme tubuh dan berat badan. (Foto: Shutterstock).
banner 468x60

Mengonsumsi roti dan makanan tinggi karbohidrat ternyata berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan meski tanpa tambahan kalori. Temuan ini terungkap dalam penelitian terbaru yang dipimpin oleh Shigenobu Matsumura dari Osaka Metropolitan University.

Penelitian tersebut menyoroti bagaimana pola konsumsi karbohidrat dapat memengaruhi metabolisme tubuh, khususnya dalam hal penggunaan energi.

Dalam studi yang dilakukan pada hewan percobaan, ditemukan bahwa subjek yang mengonsumsi makanan berbasis karbohidrat seperti roti, tepung, dan nasi mengalami peningkatan berat badan, meskipun jumlah kalori yang dikonsumsi tidak meningkat secara signifikan.

Peneliti mengungkapkan bahwa kenaikan berat badan ini bukan disebabkan oleh makan berlebihan, melainkan karena penurunan pengeluaran energi dalam tubuh.

“Temuan ini menunjukkan bahwa preferensi terhadap karbohidrat dapat memicu perubahan metabolisme yang berkontribusi terhadap peningkatan berat badan,” jelas Matsumura.

Selain itu, penelitian juga menemukan adanya peningkatan kadar lemak dalam darah serta penumpukan lemak di hati. Kondisi ini diperparah dengan menurunnya kadar asam amino esensial yang penting bagi metabolisme tubuh.

Menariknya, ketika konsumsi tepung terigu dihentikan, kondisi metabolisme dan berat badan subjek penelitian menunjukkan perbaikan yang cukup cepat.

Temuan ini membuka wawasan baru bahwa pengaturan pola makan tidak hanya soal jumlah kalori, tetapi juga jenis makanan yang dikonsumsi serta dampaknya terhadap sistem metabolisme tubuh.

Para peneliti juga menegaskan bahwa langkah selanjutnya adalah menguji hasil penelitian ini pada manusia guna memahami dampaknya secara lebih luas dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan meningkatnya angka obesitas global, hasil studi ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan pola makan sehat yang lebih seimbang, khususnya dalam mengatur konsumsi karbohidrat seperti roti dan olahannya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *