Pemprov Kalteng Dorong Hilirisasi dan Penguatan UMKM untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, saat membacakan sambutan Gubernur dalam kegiatan Diseminasi Laporan Perekonomian Kalteng di Aula Betang Hapakat BI Kalteng, Palangka Raya.
banner 468x60

Suarakalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat strategi pengembangan ekonomi daerah melalui hilirisasi sektor unggulan dan pemberdayaan UMKM guna menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif di tengah tantangan global.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Tengah bertema “Batang Gawi: Bersinergi Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi Menuju Kalteng Berdaya Saing” yang digelar di Aula Betang Hapakat Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, saat membacakan sambutan Gubernur Kalteng menyampaikan bahwa sektor pertanian dan industri pengolahan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah pada tahun 2026.

Menurutnya, percepatan hilirisasi dan peningkatan investasi di sektor unggulan menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing ekonomi Kalimantan Tengah.

“Perekonomian Kalimantan Tengah tahun 2026 diyakini tetap tumbuh positif meski dunia menghadapi perlambatan ekonomi global,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menargetkan pengendalian inflasi tetap berada dalam kisaran target nasional melalui penguatan sinergi antarinstansi dan optimalisasi program pengendalian inflasi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Sunarti juga menekankan pentingnya pengembangan UMKM dan sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Salah satunya melalui event Huma Betang Night yang dinilai mampu mendorong promosi produk lokal sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha hingga masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Bank Indonesia, DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, serta sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Kalteng.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *