Hadapi Ancaman Inflasi Global, Mendagri Minta Kepala Daerah Tingkatkan Kesiapsiagaan

Mendagri Tito Karnavian saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja APEKSI di Banda Aceh terkait kesiapsiagaan menghadapi inflasi dan krisis global.
banner 468x60

Suarakalteng, Banda Aceh – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengingatkan seluruh kepala daerah di Indonesia untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman inflasi dan dampak krisis global yang kian kompleks.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menjadi keynote speaker dalam Rapat Kerja Komisariat Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia di Banda Aceh, Senin (20/4/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurut Mendagri, isu biaya hidup saat ini menjadi perhatian utama masyarakat, terutama terkait harga kebutuhan pokok seperti pangan dan energi. Ia menegaskan bahwa inflasi bukan lagi sekadar persoalan makro ekonomi, tetapi sudah berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Lebih dari 60 persen masyarakat sangat peduli pada biaya hidup, terutama makanan. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa lonjakan harga yang tidak terkendali berpotensi menimbulkan dampak sosial yang serius, termasuk gejolak di masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta tidak bersikap pasif dalam menghadapi situasi tersebut.

Mendagri menekankan pentingnya peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga. Selain itu, koordinasi dengan Badan Pusat Statistik dinilai penting untuk memantau perkembangan harga secara akurat dan real-time.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa dinamika global seperti konflik internasional dan ketegangan geopolitik turut memengaruhi harga energi dunia, yang berdampak langsung pada biaya distribusi dan harga barang di dalam negeri.

Sebagai langkah antisipasi, kepala daerah didorong untuk memperkuat ketahanan pangan lokal melalui berbagai inovasi, seperti urban farming, hidroponik, serta pemanfaatan lahan terbatas di wilayah perkotaan.

“Jangan menunggu masalah meledak. Kita harus antisipatif dan responsif,” tegasnya.

Dengan langkah strategis dan koordinasi yang kuat, diharapkan pemerintah daerah mampu menjaga stabilitas ekonomi serta melindungi daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global. (Sumber : Puspen Kemendagri).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *