Suarakalteng.com – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau mulai mematangkan persiapan untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026 Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus menyambut Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Aula Banama Tingang, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (12/5/2026).
Rapat dipimpin langsung Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i didampingi Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Pulang Pisau Ferdinand Yocobvella, serta dihadiri para asisten sekretaris daerah dan kepala perangkat daerah setempat.
Dalam arahannya, Bupati Ahmad Rifa’i menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau untuk tetap berpartisipasi aktif dalam ajang Festival Budaya Isen Mulang seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Kabupaten Pulang Pisau akan mengikuti FBIM seperti tahun sebelumnya. Kita tetap berpartisipasi semampunya namun semeriah mungkin,” ujar Ahmad Rifa’i.
Festival Budaya Isen Mulang 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 23 Mei 2026 sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
Ajang budaya tahunan tersebut menjadi sarana pelestarian seni, budaya, dan kuliner khas daerah agar tetap dikenal dan lestari di tengah perkembangan zaman.
Berbagai perlombaan akan digelar dalam FBIM 2026, di antaranya Karnaval Budaya, Lomba Manyipet, Habayang, Balogo, Mangaruhi, Sepak Sawut, hingga pemilihan Jagau Nyai Kalimantan Tengah.
Selain membahas persiapan FBIM, rapat juga membahas agenda Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau yang tahun ini mengusung tema “Sinergitas Melestarikan Budaya dan Penguatan UMKM”.
Bupati menekankan pentingnya kolaborasi seluruh perangkat daerah agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Saya mengajak seluruh perangkat daerah untuk bekerja sama dan berkolaborasi dalam memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pulang Pisau ke-24, sehingga masyarakat dapat merasakan suasana perayaan yang meriah dan penuh kebersamaan,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa tema kebudayaan dan pemberdayaan UMKM menjadi fokus utama perayaan tahun ini, termasuk dalam mendukung pengembangan generasi muda serta pelestarian kesenian nusantara.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap melalui persiapan yang matang, keikutsertaan pada FBIM 2026 dapat berjalan optimal sekaligus memperkuat promosi budaya dan potensi daerah kepada masyarakat luas.










