Suarakalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) muda sebagai motor perubahan dalam menghadapi tantangan birokrasi modern yang semakin dinamis dan berbasis pelayanan publik.
Penegasan tersebut disampaikan saat penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Gelombang V Tahun 2026 yang digelar di Aula BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (8/5/2026).
Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, mewakili Gubernur Kalteng menyampaikan bahwa para CPNS tidak hanya dituntut memahami administrasi pemerintahan, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan perubahan nyata di lingkungan kerja masing-masing.
“ASN saat ini harus adaptif, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Pelayanan publik tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama,” ujarnya.
Menurutnya, transformasi birokrasi yang sedang dijalankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki integritas, disiplin, dan kemampuan berpikir solutif.
Ia menambahkan, para peserta Latsar diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa semangat baru dalam tata kelola pemerintahan, terutama dalam mendukung pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, menjelaskan bahwa pelaksanaan Latsar CPNS Gelombang V berlangsung sejak Februari hingga Mei 2026 dan diikuti ratusan peserta dari berbagai instansi di Kalimantan Tengah.
“Seluruh peserta dinyatakan lulus setelah melalui berbagai tahapan evaluasi akademik, aktualisasi, hingga penilaian sikap dan perilaku,” jelasnya.
Pemprov Kalteng berharap seluruh lulusan Latsar mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.










