Suarakalteng.com – Tim gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap seorang bocah yang diduga tenggelam di wilayah Desa Pepas, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, Kamis (14/5/2026). Memasuki hari ketiga pencarian, tim melakukan penyisiran aliran sungai hingga radius sekitar 5 kilometer dari titik awal kejadian.
Kepala Bidang Darurat dan Logistik (Darlog) BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, menyampaikan bahwa pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan melibatkan sejumlah unsur gabungan dari BASARNAS Palangkaraya, BPBD Barito Utara, POLAIRUD, TNI, perangkat desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan warga setempat.
Korban diketahui bernama Ahmad Ansyari Ahmrulah (6), warga Desa Pepas, Kecamatan Montallat. Kejadian dilaporkan terjadi pada Selasa, 12 Mei 2026.
“Pencarian dilakukan menggunakan metode penyisiran di sepanjang aliran sungai dengan memperluas area pencarian sejauh kurang lebih lima kilometer dari lokasi awal kejadian,” kata Rizali Hadi dalam keterangannya.
Dalam operasi pencarian tersebut, tim gabungan mengerahkan sejumlah armada, di antaranya satu unit speedboat BASARNAS, satu unit speedboat BPBD Barito Utara, satu unit speedboat Koramil Tumpung Laung 2, satu unit speedboat POLAIRUD, serta perahu milik masyarakat setempat.
Meski upaya pencarian telah diperluas, hingga laporan terakhir dibuat korban masih belum ditemukan. Tim gabungan akan terus melanjutkan proses pencarian dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan situasi di lapangan.
BPBD Barito Utara juga mengimbau masyarakat sekitar agar tetap waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama bagi anak-anak, guna mencegah kejadian serupa terjadi kembali.










