Gubernur Kalteng dan Forkopimda Bergerak Cepat Tangani Antrean BBM di Palangka Raya

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait penanganan antrean BBM di Palangka Raya.
banner 468x60

Suarakalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Forkopimda mengambil langkah cepat menyikapi antrean bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran bersama unsur Forkopimda menggelar audiensi dengan pihak Pertamina dan wartawan di Istana Isen Mulang atau Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Kamis (8/5/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya menjaga stabilitas distribusi BBM sekaligus memastikan masyarakat tetap tenang di tengah meningkatnya antrean di sejumlah SPBU.

“Kami ingin masyarakat tetap nyaman dan tidak panik. Pemerintah bersama Forkopimda sudah turun langsung memantau kondisi di lapangan,” ujar Agustiar Sabran.

Pihak Pertamina melalui perwakilannya, Doni, memastikan stok BBM di Kalimantan Tengah dalam kondisi aman. Untuk mengurai antrean, Pertamina juga telah menambah pasokan Pertamax hingga lebih dari 200 kiloliter per hari serta memperpanjang jam operasional SPBU hingga pukul 01.00 WIB.

Selain membahas distribusi BBM, audiensi juga menyoroti keberadaan pengecer BBM yang dinilai membantu masyarakat di wilayah tertentu. Gubernur menyampaikan bahwa pemerintah sedang mengupayakan legalitas bagi pengecer agar distribusi BBM lebih tertata dan mudah dijangkau masyarakat.

“Kami ingin penyaluran BBM tepat sasaran dan masyarakat kecil tetap terbantu,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Tengah menegaskan pihak kepolisian terus melakukan penindakan terhadap praktik penimbunan BBM ilegal yang merugikan masyarakat.

“Hingga saat ini sudah ada sembilan tersangka yang diamankan terkait dugaan penimbunan BBM,” ungkap Kapolda.

Pangdam juga mengajak media massa ikut membantu menjaga situasi tetap kondusif dengan memberikan informasi yang menenangkan masyarakat agar tidak terjadi kepanikan berlebihan.

Audiensi tersebut menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, Pertamina, dan media dalam menjaga pasokan energi serta stabilitas daerah.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *