Longsor Mengintai Desa Sikui, Pemkab Barito Utara Siagakan Penanganan dan Koordinasi Provider

Tim melakukan pemantauan retakan tanah di Desa Sikui yang berpotensi longsor dan mengancam tower telekomunikasi serta jalan nasional.
banner 468x60

Suarakalteng, Muara Teweh – Ancaman bencana tanah longsor di Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kondisi tanah yang labil berpotensi membahayakan tower telekomunikasi serta akses jalan nasional di kawasan tersebut.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi) Barito Utara, ditemukan retakan tanah yang cukup lebar serta penurunan struktur tanah di titik rawan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kepala Diskominfosandi Barito Utara, Moch Iksan, mengungkapkan bahwa posisi longsor sangat dekat dengan infrastruktur vital, yakni sekitar 5 meter dari kaki tower dan 15 meter dari badan jalan utama.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Barito Utara, Shalahuddin, langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan penanganan darurat guna mencegah longsor meluas.

Selain itu, pemerintah daerah juga menjalin koordinasi dengan Telkomsel sebagai pengelola tower agar segera melakukan langkah pengamanan terhadap infrastruktur jaringan.

Pemerintah menilai, jika tidak segera ditangani, longsor dapat berdampak pada terganggunya jaringan komunikasi sekaligus membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas di jalur tersebut.

Saat ini, pemantauan intensif terus dilakukan oleh tim terkait guna mengantisipasi kemungkinan pergerakan tanah susulan, terutama saat curah hujan tinggi.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *