Walikota Palangka Raya Sosialisasikan Perwali No. 25 Tahun 2020

Palangka Raya – Pemerintah Kotamadya Palangka Raya Walikota mengundang para guru dan pengawas untuk mensosialisasikan Perwali No. 25 Tahun 2020 tentang tidak adanya tambahan penghasilan untuk guru yang sudah bersertifikasi dan pengawas acara berlangsung, Aula Palampang Tarung Palangka Raya. Selasa, 20/10/2020

Acara ini merupakan dari tindak lanjut dengan adanya kabar para Guru dan Pengawas yang hendak melakukan aksi di depan kantor Walikota guna menyekipai hal tersebut akhirnya Fairid Naparin Walikota Palangka Raya mengundang guru – guru, Pengawas serta instansi Terkait ke Kantor Walikota untuk mendinginkan suasana dan mencaikan masalah yang akan mau terjadi.

Dalam keterangannya kepada media saat selesai acara berlangsung “Menurut Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin kita akan menampung segala keluh kesah guru-guru/pengawas dan akan segera menindaklanjuti apa yang jadi permasalahan yang terjadi, Apalagi disaat pandemi covid-19 ini kita harus tetap meningkatkan kualitas pendidikan di Palangkaraya.

Dengan melalui beberapa tahapan-tahapan yang harus kami lakukan dengan tujuan pokok utama peningkatan kualitas pengajar para guru yang ada di kota palangkaraya.

Beliau juga memberikan keterangan dengan adanya tuntutan pertanyaan para guru dan pengawas dengan “tidak adanya tunjangan tambahan penghasilan untuk guru/pengawas yang sudah bersertifikasi, Walikota menjawab hal itu semuanya ada dasarnya dalam peraturan LHBPK 2018 dan PERMENDIKBUD NO 19 TAHUN 2019 Pasal 12. Dan semua ini sudah disosialisasikan kepada guru-guru dan pengawas di Kota Palangka Raya,”ungkapnya.

ditambahkan oleh walikota bahwa yang jadi pertanyaan dari para guru dan pengawas bahwa tunjangan tersebut ada 3 Tunjangan sertifikasi,Tunjangan khusus,Tunjangan tambahan penghasilan bagi  yang belum sertifikasi, dan untuk transport memang tidak ada tapi kita akan cari solusinya.

apapun bentuk permasalahan akan sesegera terpecahkan oleh sebab itu kita akan menampung segala keluh kesah guru-guru/pengawas dan kita tetap akan memperhatikan kebutuhan para guru serta meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di Palangkaraya, intinya kami akan memperhatikan kesejahteraan guru-guru.”Katanya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *