Vaksinasi Tahap 2 dan penyuluhan narkoba Di pondok pesantren Al Wasilah Kembangan Jakarta Barat

Jakarta – Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat melalui unit 1 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat telah melaksanakan kegiatan vaksinasi dan penyuluhan bahaya narkoba, Senin, 23/8/2021.

Kegiatan Vaksinasi Tahap 2 dan penyuluhan narkoba ini menyasar kepada para santri pondok pesantren Al Wasilah Kembangan Jakarta Barat.

Kepala satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Danang Setiyo menjelaskan pihaknya kali ini kembali melaksanakan kegiatan vaksinasi tahap 2 sekaligus memberikan edukasi kepada para santri yang berada di pondok pesantren Al Wasilah Kembangan Jakarta Barat.

” Alhamdulillah kegiatan vaksinasi dan penyuluhan narkoba ini disambut antusias oleh para santri ” ujar Kompol Danang Setiyo saat di konfirmasi, Selasa, 23/8/2021.

Danang mengatakan kegiatan vaksinasi tahap 2 ini kami menyasar kepada para santri yang berada di pondok pesantren Al Wasilah Kembangan Jakarta Barat.

Kedatangan pihaknya yang dipimpin Langsung oleh kanit 1 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Akp Harry Gasgari beserta tim dan para relawan nakes maupun non nakes di sambut hangat oleh ketua pesantren Al Wasilah Kembangan Jakarta Barat Bapak Kyai Haji Wahab Dasuki beserta santri.

” Tercatat sebanyak 320 orang santri telah tervaksinasi Covid-19 ” ucapnya

Lanjut danang mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk upaya dalam rangka percepatan program vaksinasi pemerintah dan sebagai bentuk pencegahan penyebaran wabah virus Covid 19 di lingkungan pesantren.

Sementara dalam kesempatan yang sama Kyai Haji Wahab Dasuki mengucapkan banyak terimakasih kepada jajaran Korps bhayangkara yang dalam hal ini dari satuan narkoba Polres Metro Jakarta Barat yang telah memperhatikan kami dan para santri.

” Dengan kehadiran rekan rekan dari polres metro jakarta barat kami dan para santri mudah untuk mendapatkan vaksinasi tahap 2 ” ujarnya.

Selain kami dipermudah dalam proses vaksinasi pihaknya juga mendapatkan bekal ilmu tentang bahaya dari penyalahgunaan narkoba, sehingga para santri disini bisa mengantisipasi akan terjadinya penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (Red)