Usai dilantik , Kepala Batamad Kotawaringin Barat Angkat Bicara.

KOBAR – Mempertajam serta memperkokoh tugas dan fungsi yakni merupakan peranan Batamad dalam menegakan hukum Adat Dayak. Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kotawaringin Barat akan terus bersosialisasi dengan masyarakat yang mana untuk menjelaskan tugas dan fungsi daripada Batamad.

Kardianto, Kepala Batamad Kotawaringin Barat mengatakan, peran Batamad dianggap sangat penting dalam menjaga segala bentuk Budaya Adat Dayak, yang mana budaya tersebut diwariskan oleh leluhur dan nenek moyang terdahulu.

“ saat ini hanya sebagian dari masyarakat maupun anggota yang paham mengenai tugas dan fungsi Batamad, maka dari itu kita akan melakukan sosialisasi dengan landasan yakni mempertajam tugas dan fungsi kita sebagai Batamad,” ujar Kardianto usai di lantik

Dijelaskanya, di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) ada sebanyak 300 anggota dan pengurus Batamad. Jumlahnya memang tidak terlalu banyak, namun seiring berjalanya waktu dan pesatnya jumlah penduduk nantinya sehingga akan banyak pula permasalahan yang mungkin saja terjadi di Kobar ini, khususnya terkait permasalahan atau masalah-masalah yang cepat bisa diselesaikan dengan baik.

“ dengan jumlah saat ini yang ada di Kobar memang belum seberapa. Namaun kita tidak akan merasa kesulitan jikalau memang ada permasalahan yang memang harus diselesaikan melalui Batamad.

Kalau permasalahan tersebut bisa diselesaikan secara adat, maka Damang harus berani mengambil kebijakan. Nantinya Batamad akan menggiring dengan apa yang menjadi dari keputusan yang diambil, supaya bisa betul betul berjalan sesuai dengan fungsinya,” kata Kardianto

Peranan Batamad memang jelas dan sudah diatur dalam Perda, hanya saja perlu koordinasi terkait dengan tugas dan fungsinya. Karena Batamad memiliki tugas yang cukup berat, untuk membantu para Damang.

“ Saat ini ada dua Damang, yakni di Kotawaringin Lama dan Kecamatan Arut Selatan, anggota Batamad memang bukan aparat Polisi, TNI dan Satpol PP. Tapi mereka mempunyai peran penting untuk menangani permasalahan mengenai sengketa Adat.” (Rd/Tim)