Sipembunuh Wanita yang kepalanya terpisah dari Badan, akhirnya Terungkap

Sipembunuh Wanita yang kepalanya terpisah dari Badan, akhirnya Terungkap

BANJARMASIN – Dalam hitungan jam, tim Reserse gabungan Polda Kalsel berhasil mengungkap kasus mutilasi di Jalan Belitung Darat (Belda), Banjarmasin Barat. Sebelumnya, ditemukan jasad wanita yang kepalanya terpisah dari badan hingga menggegerkan warga di Gang Keluarga, Rabu,.02/05/2021,pagi. Diketahui, jasad tersebut bernama Rahmah, seorang ibu rumah tangga (33) asal Kelayan, Banjarmasin. Menginjak siang, tim gabungan yang

BANJARMASIN – Dalam hitungan jam, tim Reserse gabungan Polda Kalsel berhasil mengungkap kasus mutilasi di Jalan Belitung Darat (Belda), Banjarmasin Barat.

Sebelumnya, ditemukan jasad wanita yang kepalanya terpisah dari badan hingga menggegerkan warga di Gang Keluarga, Rabu,.02/05/2021,pagi.

Diketahui, jasad tersebut bernama Rahmah, seorang ibu rumah tangga (33) asal Kelayan, Banjarmasin.

Menginjak siang, tim gabungan yang terdiri dari ‘Macan Kalsel’ melakukan penangkapan di Bati-Bati, Tanah Laut.

Terduga pembunuh Rahma adalah Harry Purwanto (40). Ia warga Pembangunan, Belitung Selatan.

Di mata tetangga, Harry sehari-hari dikenal warga sebagai orang yang tertutup. Jarang bertegur sapa dengan warga sekitar.

“Kalau ditegur biasanya acuh. Orangnya seperti ada gangguan, kalau bicara suka enggak nyambung,” tutur MD, salah seorang warga.

Sejak kecil, Harry memang tinggal di kawasan tersebut. Namun pasca-lulus sekolah menengah pertama ia pindah ke Jakarta.

“Sempat sekolah di Jakarta. Balik ke sini sekitar 8 tahun lalu,” katanya.

Usai memeriksa saksi-saksi di lokasi tewasnya Rahma, tim gabungan Polda Kalsel bergerak ke Bati-Bati, Tanah Laut.

Di sana, Harry ditangkap saat sedang berada di sebuah bengkel motor di Jalan Simpang Nusa Indah RT 03/03.

“Usai melakukan aksinya, pelaku sudah kabur ke luar Banjarmasin. Berkat kerja tim gabungan, terduga pelaku berhasil kami ringkus,” ujar Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Rifai didampingi Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum, AKBP Andy Rahmansyah.

Usai menangkap Harry, polisi mulai membuka dugaan motif pembunuhan Rahma. Dari interogasi pelaku, Harry mengaku murka lantaran diminta korban tambahan uang.

Kini, polisi sudah membawa Harry ke Mapolresta Banjarmasin untuk mendalami kebenaran pengakuan Harry tersebut. (PTS/Tim)

admin
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Total Pengunjung Media

  • 2,232
  • 18,027
  • 60,648
  • 21,714,476