SEPENINGGAL SANG SUAMI SEKITAR 30-AN TAHUN LALU,,, KINI JANDA RENTA ITU HIDUP SEBATANG KARA

Mbah Nengsih (89th) istri dari Alm.Mbah Sumadi yang seorang pejuang kemerdekaan.
Sejak di tinggal sang suami tahun 1984 kini harus hidup dengan penuh kesederhanaan dan keterbatasan. Rumah yang beliau tinggali sudah bolong dimana-mana, atap sudah ada yang rontok dan kalau hujan tiba sering banjir dan bocor di sana sini.

Sewaktu masih kuat bekerja,,
Simbah berjualan jajanan tradisional di pasar,,,
Seiring bertambahnya usia yang semakin senja kini Simbah tak mampu bekerja lagi.

Kini Simbah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari beliau hanya menggantungkan pemberian dari tetangga sekitar dan para dermawan.

Untuk kebutuhan air beliau harus ambil (ngangsu) dari tetangga agak jauh dan kalau minta tolong orang harus bayar 1.000/timba, dan kalau mandi hanya di depan rumah dengan tutup seadanya.

Mbah Nengsih tinggal di pinggiran:

Dsn.Kleponan,
Desa Tiudan.
RT 03 RW 05
Kec. Gondang
Kab. Tulungagung.

Mudah-mudahan dengan unggahan ini,banyak tangan -tangan Malaikat yang terulur guna membantu meringankan beban beliau. (Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *