Pemprov Melalui Disdik Kalteng Sampaikan Program Baru Untuk Membantu Guru Guru

Pemprov Melalui Disdik Kalteng Sampaikan Program Baru Untuk Membantu Guru Guru

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat mengumumkan program baru yang bertujuan untuk membantu guru-guru SMA, SMK, dan SLB yang membutuhkan tempat tinggal. Program tersebut yaitu, Program 1.000 Rumah Guru. Pemprov Kalteng menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 juta rupiah setiap rumah untuk uang muka (DP) awalnya. Program ini

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat mengumumkan program baru yang bertujuan untuk membantu guru-guru SMA, SMK, dan SLB yang membutuhkan tempat tinggal. Program tersebut yaitu, Program 1.000 Rumah Guru. Pemprov Kalteng menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 juta rupiah setiap rumah untuk uang muka (DP) awalnya.

Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan guru dan memperkuat profesionalisme pendidikan. Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo mengungkapkan, bahwa program ini sebagai bentuk kepedulian Gubernur Kalteng kepada tenaga pendidik ataupun guru-guru yang ada.

“Kita juga ada program KPR subsidi uang muka, hal ini merupakan bentuk perhatian Pak Sugianto Sabran selaku Gubernur Kalteng, sekaligus menjawab atas banyak nya guru-guru kita yang belum mempunyai rumah pribadi,” ucapnya, Jumat (19/4/2024). Berita Terkait Sekda Buka Lomba Inovasi TTG dan TTG Unggulan Tingkat Provinsi Kalteng Pemprov Segera Launching Logo Hari Jadi ke-67 Provinsi Kalteng Reza menambahkan, kehadiran program KPR inilah diharapkan bisa menjadi solusi untuk guru-guru di Kalteng.

Ia menambahkan, bahwa program ini terlaksana atas kolaborasi Pemprov dan Bank Kalteng sehingga seribu rumah akan dibangun untuk para guru dan dengan uang muka yang di subsidi oleh Pemprov Kalteng. “Pemprov Kalteng bekerjasama dengan PT Bank Kalteng menyiapkan alokasi 1.000 rumah untuk guru, dan Disdik mengeluarkan subsidi uang muka besar 10 juta per rumah, sehingga kita harapkan uang muka ini bisa 0 persen. Jadi guru-guru hanya melakukan pembayaran atau mencicil di setiap bulannya,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, ada beberapa kemudahan yang akan didapat oleh para guru guru dalam hal ini selain mendapat subsidi uang muka, pecicilan juga dilakukan setelah 3 hingga 6 bulan setelah akad. “Dalam menyicil ini pun ada hal menarik, menariknya para guru-guru tidak langsung membayar cicilan meskipun telah melangsungkan akad pada hari ini, dan bisa langsung menempati rumahnya, bulan depan dia tidak langsung melakukan pembayaran cicilan, hal ini karena kita ada Grace Period,” katanya. Untuk diketahui, program yang diberi nama 1.000 Rumah Guru ini membuka peluang kerjasama bagi para pengembang perumahan di Kalteng untuk membangun 1.000 unit rumah yang akan tersebar di 14 kabupaten/kota. Para pengembang perumahan (Developer) yang berminat dapat mengajukan penawaran kerjasama melalui email resmi Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, dilengkapi dengan profil perusahaan yang berisi pengalaman kerja di bidang pembangunan perumahan subsidi/komersil.

“Disdik Kalteng juga akan menyediakan loket offline dan online, bagi para guru untuk mengajukan permohonan dalam mengikuti program ini,” tandasnya. (Norhayati)

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Total Pengunjung Media

  • 2,462
  • 18,257
  • 60,878
  • 21,714,706