Pemerintah Desa Sei Rahayu 1 Adakan Vaksinasi

Pemerintah Desa Sei Rahayu 1 Adakan Vaksinasi

Suarakalteng.com, Barito Utara – Pemerintah Desa Sei Rahayu 1, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, selenggarakan Vaksinasi untuk Warga nya, 29/05/2021. Kepala Desa Sei Rahayu 1, SUHARTO HARTONO mengungkapkan, kegiatan vaksin ini merupakan vaksinasi perdana yang dilakukan Didesa nya. “Ini adalah vaksin COVID-19 Perdana Di Desa Kami Sei Rahayu 1, dimana sesuai data

Suarakalteng.com, Barito Utara – Pemerintah Desa Sei Rahayu 1, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, selenggarakan Vaksinasi untuk Warga nya, 29/05/2021.

Kepala Desa Sei Rahayu 1, SUHARTO HARTONO mengungkapkan, kegiatan vaksin ini merupakan vaksinasi perdana yang dilakukan Didesa nya.

“Ini adalah vaksin COVID-19 Perdana Di Desa Kami Sei Rahayu 1, dimana sesuai data dari Dinas Kesehatan, kuota Vaksin Sinovac Biofarma untuk 50 orang,” ujarnya pada 29/05/2021, pagi.

“Nah, hari ini yang menerima vaksin pria 15 orang, wanita 34 orang yang terbagi dari guru 19 orang, Aparat desa 3 orang, BPD 2 orang, kader kesehatan Desa 18 orang,.Tokoh Agama 3 orang”papar Kades Sei Rahayu 1.

Untuk Warga umum sebanyak 5 orang, Sesuai Vaksin yang tersisa, sebab ada 5 peserta yang gagal untuk melaksanakan vaksin, dikarenakan ada penyakit penyerta,imbuhnya.

Suharto Hartono mengatakan pemberian vaksin untuk Guru, Aparat Desa, BPD, Kader kesehatan di desa dan tokoh agama di mulai pukul 08.30 Wib dan dan berakhir sekitar pukul 11.30 Wib. Siang tadi.

Adapun anggaran Vaksin Sinovac Biofarma hari ini digunakan dari anggaran dinas kesehatan kabupaten barito utara Sementara itu,supervesor pelaksanaan vaksinasi dari UPT PUSKESMAS SEI RAHAYU menjelaskan bahwa vaksinasi COVID-19 adalah sebuah kerjasama Pemerintah Desa Sei Rahayu 1 untuk pencapaian target pemberian vaksin bagi pelayanan publik.Selain itu, warga yang kami vaksin juga harus sudah memiliki kelayakan atau memenuhi persyaratan untuk divaksin,” ungkapnya.

Dia mengatakan dalam pelaksanaan vaksinasi pihaknya tetap berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, termasuk dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) penanganan pandemi Corona Virus Disease 20219 (COVID-19).

“Kami tidak ingin mengambil risiko yang tidak diharapkan, sehingga dalam melaksanakan vaksinasi lebih-lebih untuk lansia, selain menerapkan prokes COVID-19, penerima vaksin juga diharuskan melalui tahapan-tahapan yang sudah ditetapkan,” tandasnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan beberapa tahapan yang harus dan atau wajib dilalui penerima vaksin di antaranya pendaftaran (pencatatan), screening (pemeriksaan kesehatan), penyuntikan vaksin, dan observasi.

“Sebelum dilakukan vaksinasi terlebih dahulu diperiksa kondisi kesehatannya, meliputi pemeriksaan suhu tubuh, tensi darah, dan pemeriksaan penyakit dalam lainnya yang memungkinkan tidak dilakukannya pemberian vaksin,” ungkapnya.

“Setelah penyuntikan vaksin pun, penerima Vaksin Sinovac harus diobservasi selama 30 menit, untuk memastikan bahwa vaksin yang disuntikkan, tidak memiliki dampak tidak baik terhadap penerimanya,” pungkasnya. (Haji Heriadi)

Foto : Suarakalteng.com

admin
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Total Pengunjung Media

  • 795
  • 13,251
  • 58,137
  • 21,658,202