Merasa Diabaikan PT. Nantoi Bara Lestari. Pemerintah Desa, Karang Taruna, dan Masyarakat Datai Nirui Terpaksa lakukan Aksi Tutup Jalan.

suarakalteng.com – Barito Utara, PT. Nantoi Bara Lestari (NBL) adalah Sebuah perusahaan yang Bergerak di bidang Pertambangan Batu Bara, mulai Beroperasi pada tahun 2008 yang wilayah Kerjanya meliputi 5 Desa, diantaranya Desa Datai Nirui, Pendreh, Desa Rimba Sari, Desa Beringin Raya dan Desa Sei Rahayu 2, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, provinsi Kalimantan Tengah.

Karena Merasa tidak diperhatiin Masyarakat Desa Datai Nirui lakukan aksi tutup Jalan PT. Nantoi Bara lestari (NBL). Tepatnya di KM. 24, pada hari Sabtu, 22/05/2021, beberapa waktu lalu.

Di lokasi aksi Ketua Karang Taruna Desa Datai Nirui, Ahmad Syairi menyapaikan, mewakili Masyarakat Desa Datai Nirui menyampaikan kepada awak media Siber suarakalteng.com, bahwa aksi tersebut terpaksa harus dilakukan, karena Hampir 1 tahun Surat permohonan mereka diabikan, terlebih lebih sebelum lebaran mereka menyampaikan kepada pihak Perusahan bahwa apabila sampai lebaran tidak ada tanggal maka akan melakukan Aksi.

“Permintaan Masyarakat Desa Datai Nirui sebenarnya kecil, seperti Penimbunan Tanah/perbaikan Jalan yang menghubungkan Desa Datai Nirui dengan Desa Rimba Sari yang mana jalan tersebut juga dilintasi oleh Perusahaan. Selain hal tersebut diatas kami meminta Sarana air Bersih dan Armada untuk antar Jemput Anak – anak kami Sekolah Ke Desa tetangga,” ucap Syahril yang Akrab di sapa Amat.

” Sudah Beberapa surat kami layangkan ke pihak Perusahan namun ada saja alasan mereka, hingga terpaksa aksi ini kami lakukan,” Jelas Ketua Karang Taruna Desa Datai Nirui.

Hal yang serupa juga disampaikan Pemerintah Desa Datai Nirui yang diwakili oleh Bapak tatalius. ” Hal ini terpaksa kami lakukan, karena merasa permintaan kami selama ini diabaikan, padahal permintaan tersebut sebenarnya sudah menjadi kewajiban pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Desa Kami,” tegas Tatalius di dampingi warga.

” Kami dari Pemerintah Desa Datai Nirui bersama warga dan dampingi Karang Taruna Desa Datai Nirui dalam aksi ini sebagai bentuk protes kepada Pihak Perusahan dan agar Permohonan kami didengarkan,” paparnya.

Ditempat terpisah,Wahyu. Human Resource Departement (HRD) PT. KTC yang bertindak sebagai Kontraktor PT.NBL menyampaikan kepada Media bahwa sebenarnya permintaan dari Masyarakat Desa Datai Nirui sangatlah mudah, namun dalam hal ini bukan dari wewenang mereka, karena terkait dengan CSR, dalam hal ini PT. NBL lah yang memiliki kewenangan.

” Sebenarnya apa yang diminta masyarakat Datai Nirui Mudah, dan kami Siap memenuhi permintaan tersebut. Namun dalam hal ini, Kami selaku Kontraktor tidak memiliki kewenangan. Kecuali ada perintah dari PT. NBL maka kami siap melaksanakannya,” papar HRD PT.KTC Saat dikonfirmasi awak media terkait aksi Masyarakat Desa Datai Nirui tersebut.

Dengan menggunakan Hak jawab Media Siber suara Kalteng.com pada hari Senin,24/05/2021, Management PT. NBL melalui Maman selaku Humas PT NBL menjelaskan bahwa sebelumnya telah terjadi miskomunikasi sehingga apa yang menjadi Permohonan Warga Desa Datai Nirui belum terpenuhi, sehingga terjadi pemortalan dilapangan. Namun setelah dilakukan negosiasi terkait permintaan warga Desa Datai Nirui, hingga hari itu juga portal dibuka.

” Untuk sementara memenuhi perbaikan jalan Desa yang diminta warga Desa, dengan catatan tidak tumpang tindih dengan Dana Desa atau Dana Pemerintah lainnya,” Papar Humas PT. NBL.

“Dimana yang dilakukan hanya perbaikan jalan saja, dengan material dari tambang. Sedangkan untuk tuntutan lainnya, masih menunggu proposal atau surat Dari Pemerintah Desa Datai Nirui yang nantinya akan dipelajari sebelum diajukan ke Management,” terang Maman.

” Terkait sarana yang diminta warga untuk antar jemput anak sekolah dari desa Datai Nirui ke kampung tetangga, dalam hal ini Kami tidak bisa memenuhi, dikarenakan Permintaan tersebut membutuhkan anggota yang sangat besar. Tahun lalu hal tersebut juga telah kami sampaikan kepada Pak Kades Datai Nirui.” (Red)