Melalui Vidcon Pemkab Bartim Bahas Anggaran Perubahan APBD Tahun 2020

Tamiang Layang – Secara video conference dengan melibatkan seluruh stecholder pemerintahan kabupaten Barito Timur provinsi Kalimantan Tengah, dalam agenda pembahasan perubahan APBD tahun 2020.

Agenda rapat Pemerintah daerah kabupaten Bartim yang dipimpin langsung oleh Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas.SE.MM yang diikuti tim TAPD, kepala OPD dan seluruh camat Se-Bartim, dengan agenda pembahasan perubahan APBD tahun 2020. Kamis (23/07/2020.

Dijelaskan Bupati bahwa perubahan anggaran dimaksud adalah usul penambahan anggaran dari masing-masing OPD untuk pendanaan kegiatan prioritas Yang belum terkaper dikegiatan anggaran sebelumnya.

“Dari semua usulan yang disampaikan trgantung dari ketersediaan dana yang ada dan dapat dialokasikan dananya sehingga nantinya kegiatan OPD dapat berjalan dengan efektiv sampai akhir Tahun anggaran 2020,” ucap Ampera.

Disampaikan Bupati kepada OPD teknis bila ada kegiatannya yang tidak bisa dilaksanakan disebabkan kondisi keadaan pada saat ini agar dana kegiatan ini dialihkan untuk menangani kegiatan yang sifatnya urgen dan menyesuaikan deagan kondisi yang ada saat ini, lanjut Bupati.

Diteruskan Bupati, untuk prosedur pengajuan kegiatan pada perubahan APBD tahun 2020 ini telah beberapa kali diadakan rapat pembahasan sebelumnya dengan agenda persiapan dan arahan dalam penyusunan dan inventarisasi program dan kegiatan yang akan diusulkan untuk dimasukkan kedalam perubahan anggaran th 2020.

Diharapkan kepada semua OPD dalam penyusunan anggaran perubahan APBD tahun 2020 ini agar benar-benar mengikuti prosedur ketentuan yang ada dan jadwal yang disepakati bersama sehingga semua dokumen telah sesuai dengan syarat-syarat yang berlaku dan tepat waktu sebelum final menjadi dokumen perubahan anggaran tahun 2020 ditetapkan tim TAPD.

Selanjutnya agenda yang dibahas adalah evaluasi penyerapan anggaran tahun 2020 sampai dengan bulan Juli 2020, yang secara lngsung dipaparkan oleh DPKAD Bartim.

“Dari paparan evaluasi penyerapan anggaran ini diharapkan diketahui kendala-kendala yang ada bagi OPD yang penyerapannya rendah namun dari hasil evaluasi yang ada terlihat penyerapan anggaran sudah memenuhi target yaitu melebihi 50 %,” jelasnya.

Diharapkan kpd seluruh opd agar bekerja dengan sungguh-sungguh untuk mencapai hasil hasil yang baik dan jangan lupa untuk menjaga kesehatan dimasa pandemi covid19 saat ini, pungkasnya. ( Rahmadi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *