Masyarakat sekitar tempat wisata Batu uhoy Masyarakat sekitar tempat wisata Batu uhoy

KUALA KAPUAS – Masyarakat sekitar tempat wisata Batu uhoy, Desa Sei Asem Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah mengeluhkan infrastruktur jalan menuju lokasi tempat wisata tersebut.

Dikutip dari Kalsel Pos ; Abe Suranto selaku Ketua Perkumpulan Pemuda Dayak (Perpedayak) Kecamatan Kapuas Hilir dan PLB (Pasukan Lawung Bahandang) Kecamatan Kapuas Hilir mengeluh soal insfratruktur jalan menuju tempat wisata tersebut.


“Sebenarnya tempat wisata ini sangat menarik. Memiliki nilai sejarah dan juga nilai mistis,” ujarnya kepada kalselpos.com, Kamis (28/1) pukul 12.30 WIB yang tempat tinggalnya tidak jauh dari lokasi wisat dan merupakan wilayah dusun yang dikepalainya.

Namun, sebagai kepala dusun di wilayah wisata tersebut dia sangat menyayangnya jalan untuk menuju lokasi masih belum memadai dan mendapat perhatian dari dinas terkait.

“Walaupun bisa dilalui dengan jalan kaki dan kendaraan roda dua tetap harus hati-hati, disebabkan sulitnya jalan yang dilalui,” terang Abe.

Wisata Batu Buhoy ini ceritanya, merupakan tempat wisata misteri karena diyakini bisa menunjukan seseorang keturunan Dayak atau bukan.

“Di tempat wisata Batu Buhoy ada sebuah batu. Yang bukan Dayak tidak mampu mengangkat batu tersebut,” bebernya.

Kemudian Ketua Perpedayak Kabupaten Kapuas, Timotius Mahar SE, menambahkan, pihaknya telah mengajukan proposal untuk pembangunan infrastruktur jalan menuju wisata tersebut.

“Kami sudah mengajukan proposal untuk pembangunan infrastruktur jalan menuju wisata Batu Buhoy. Namun belum ada realisasi,” paparnya.

Menurutnya, melihat potensi wisata Batu Buhoy merupakan satu wisata yang unik dan memilki nilai historis di Kabupaten Kapuas.

“Tentu kita akan mengawal pengajuan untuk perbaikan jalan di situs wisata Batu Buhoy ini,” tandas Timotius Mahar.