Mahalnya Gas Elpiji Di Barito Utara, Dr. H. Tajeri, SE, MM, MH. Politisi Partai Gerindra Angkat Bicara

Mahalnya Gas Elpiji Di Barito Utara, Dr. H. Tajeri, SE, MM, MH. Politisi Partai Gerindra Angkat Bicara

BARITO UTARA – Dengan viralnya Pemberitaan media Siber suarakalteng.com sebelumnya media sosial, dan hingga menjadi perbincangan hangat di kalangan Masyarakat Kota dan Kampung, yang mana dari beberapa bulan lalu Gas Elpiji 3 Kg (Gas Melon) di Barito Utara yang harganya melambung tinggi, bahkan sampai saat ini berita dinaikan, harga gas melon tersebut Sekitar Rp. 50.000

BARITO UTARA – Dengan viralnya Pemberitaan media Siber suarakalteng.com sebelumnya media sosial, dan hingga menjadi perbincangan hangat di kalangan Masyarakat Kota dan Kampung, yang mana dari beberapa bulan lalu Gas Elpiji 3 Kg (Gas Melon) di Barito Utara yang harganya melambung tinggi, bahkan sampai saat ini berita dinaikan, harga gas melon tersebut Sekitar Rp. 50.000 – Rp. 60.000.

Masyarakat di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan, Kabupaten Barito Utara mengeluhkan harga gas melon tersebut yang melambung tinggi, karena Penghasilan mereka saat ini menurun, bahkan sebagian masyarakat pun kesulitan dalam memenuhi kebutuhan Pokok keluaraganya, akibat dampak Virus Covid-19 yang berkepanjangan dan ditambah lagi harga Gas melon yang melambung tinggi.

Dengan mahalnya Gas Melon tersebut, yang sangat membebani masyarakat Barito Utara tersebut, menjadi Perhatian Serius salah satu Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Dr. H. Tajeri, SE, MM, MH. dari Politisi Parpol Gerindra. Senin, 18/05/2021.

Dr. H. Tajeri, SE, MM, MH memaparkan, Seharusnya Dinas terkait bisa menyelesaikan masalah ini kalau ada kemauan, tapi faktanya sudah lama LPG 3 Kg yg bersubsidi selalu harga mahal atau diluar batas harga kewajaran, di Banjarmasin harga di pasaran Rp 18.000, /tabung 3 Kg, kenapa di Barito Utara bisa harga meroket, ada apa ?

” Padahal UU sudah jelas dan tegas mengaturnya, apakah Dinas terkait tidak pernah membaca atau tidak paham dengan aturan atau tidak mau tau alias masa bodoh,” Tegasnya.

“Saya sebagai wakil rakyat sangat menyayangkan hal seperti ini terus menerus berlanjut, harapan saya DInas terkait segera menertibkan dengan melibatkan aparat penegak Hukum, menjalankan UU adalah kewajibannya,” Papar Politisi Gerindra.

“Apakah kita tidak merasa iba dengan harga LPG yg demikian mahalnya, sementara LPG 3 Kg disubsidi oleh pemerintah untuk masyarakat tidak mampu
SEMOGA DINAS TERKAIT MEMBACA DAN PAHAM,”Pungkas Dr. H. Tajeri, SE, MM, MH.

Dari pemberitaan sebelumnya dan pemberitaan ini dinaikan, Awak media Siber suarakalteng.com, telah mencoba menghubungi Pihak Dinas Perdagangan Kabupaten Barito Utara yang Membidangi Hal tersebut diatas, untuk mengkomfirmasi bereita, namun sampai berita ini diberitakan belum mendapat respon. (Red)

admin
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Total Pengunjung Media

  • 2,140
  • 17,935
  • 60,556
  • 21,714,384