KONFLIK LAHAN ANTARA PT.BARINTO EKATAMA VS MASYARAKAT BENANGIN I, II DAN V, BUPATI BARITO UTARA PUN ANGKAT BICARA

KONFLIK LAHAN ANTARA PT.BARINTO EKATAMA VS MASYARAKAT BENANGIN I, II DAN V, BUPATI BARITO UTARA PUN ANGKAT BICARA

BARITO UTARA – Dengan belum tuntasnya Konflik antara PT. Bharinto Ekatama (BEK) dengan masyarakat Desa Benangin I, II dan V Kecamatan Teweh Timur, tentang Masalah Lahan. Senin 17/05/2021. Pemerintah Kabupaten Barito Utara memfasilitasi mediasi kedua belah pihak terkait Konflik yang sedang tersebut. Mediasi dipimpin langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah yang didampingi Sekretaris Daerah,

BARITO UTARA – Dengan belum tuntasnya Konflik antara PT. Bharinto Ekatama (BEK) dengan masyarakat Desa Benangin I, II dan V Kecamatan Teweh Timur, tentang Masalah Lahan. Senin 17/05/2021.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara memfasilitasi mediasi kedua belah pihak terkait Konflik yang sedang tersebut.

Mediasi dipimpin langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah yang didampingi Sekretaris Daerah, Ir. H. Jainal Abidin, M.AP, Kapolres Barut, dan Dandim 1013/Mtw di Ruang Rapat Setda Lantai 1 dihadiri oleh Asisten II, Kepala Dinas Terkait, Vise Presiden Direktur PT. BEK dan jajarannya, Unsur Tripika Kecamatan Teweh Timur, Kades Benangin II, Perwakilan Masyarakat Desa Benangin, dan pihak terkait lainnya.

Dalam Kegiatan tersebut, permasalahan yang telah terjadi dari beberapa waktu lalu, baik oleh manajemen PT. BEK, Unsur Tripika Kecamatan Teweh Timur, Kades Benangin, maupun pihak terkait lainnya.

Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah setelah mendengar duduk persoalan yang terjadi menyampaikan bahwasanya Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendukung investasi baik oleh PT. BEK maupun perusahaan lainnya.

Diharapkan juga agar mediasi dapat mencapai keputusan, dengan tetap mengedepankan musyawarah mufakat. “Saya pasti akan membela masyarakat saya, mengalahlah kepada masyarakat saya,” pesan H. Nadalsyah.

Disampaikan juga sebelum menjadi Bupati, H. Nadalsyah pernah bekerja sebagai karyawan perusahaan sampai dengan pucuk pimpinan perusahaan. “Jadi saya tahu betul perihal hubungan dengan masyarakat,” ungkap H. Nadalsyah.

Bupati memohon kepada manajemen PT. BEK atas nama masyarakat Barito Utara agar kiranya tali asih yang diberikan dapat sesuai dengan yang diinginkan masyarakat Desa Benangin.

“Saya mohon kepada perusahaan agar dalam meeting manajemen nantinya, permohonan ini dapat disampaikan,” tutup H. Nadalsyah.

Dalam mediasi dihasilkan keputusan yakni perlu dilakukan mapping/update kepemilikan lahan, memohon agar PT. BEK memberikan tali asih sebesar 60 juta rupiah/hektar dan memberikan kesempatan kepada manajemen PT. BEK membahas permasalahan ini secepatnya dengan harapan permohonan Bupati dapat dikabulkan. (Red)

admin
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Total Pengunjung Media

  • 5.612
  • 160.438
  • 653.770
  • 14.961.916