Kompi Senapan C Yonif RK 732/Banau Evakuasi korban banjir bandang di wilayah desa Galela. Halmahera Utara

Kompi Senapan C Yonif RK 732/Banau Evakuasi korban banjir bandang di wilayah desa Galela. Halmahera Utara

Halmahera Utara -Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Kompi Senapan C Yonif RK 732/Banau laksanakan kegiatan perbantuan evakuasi terhadap korban banjir bandang di Desa Galela, Tobelo pada Sabtu (16/01/2021). Peristiwa tersebut menyebabkan beberapa akses jalan terputus di perbatasan Desa Ngidiho dan Limau, Galela Utara, tepatnya di samping Jembatan Sungai Tiabo karena aspal yang terkisis dan tergenang

Halmahera Utara -Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Kompi Senapan C Yonif RK 732/Banau laksanakan kegiatan perbantuan evakuasi terhadap korban banjir bandang di Desa Galela, Tobelo pada Sabtu (16/01/2021).

Peristiwa tersebut menyebabkan beberapa akses jalan terputus di perbatasan Desa Ngidiho dan Limau, Galela Utara, tepatnya di samping Jembatan Sungai Tiabo karena aspal yang terkisis dan tergenang oleh air.

Akses jalan tersebut terputus setelah Sungai Tiabo meluap. Curah hujan tinggi mengguyur wilayah Halut sejak Jum’at malam hingga Sabtu pagi menyebabkan sungai Tiabo tidak mampu menampung debit air yang sangat besar.

Akibat kejadian tersebut, Evakuasi terhadap Korban Banjir oleh Personil Kipan C Yonif RK 732/Banau dipimpin oleh Letda Inf Arief Subekti S.Tr.Han mewakili Dankipan C Yonif RK 732/Banau, Kapten Inf Aditya Danang Putranto, S.S.T.Han bersama para anggotaya dilaksanakan untuk membantu para warga. Kegiatan evakuasi dilaksanakan dengan membentuk Tim Gabungan TNI-Polri. Diharapkan dengan kepedulian anggota Kompi Senapan C Yonif RK 732/Banau dapat mencegah terjadinya korban jiwa.

Kerusakan akibat banjir bandang ini sangat luas, ruas jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Loloda Utara dan Galela Utara di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, ambruk diterjang banjir bandang.

Dalam kegiatan evakuasi tersebut, Tim Gabungan TNI-Polri cukup mengalami kesulitan dikarenakan medan yang cukup ekstrim dan kondisi cuaca yang tidak mendukung. Keterbatasan alat evakuasi seperti perahu karet juga menghambat kegiatan evakuasi. Tetapi hal tersebut tidak menyurutkan niat Tim Gabungan TNI-Polri dalam mengevakuasi korban banjir yang terjebak di atas pohon. Alhasil, 3 orang dari masyarakat dusun Simao Desa Galela yang terjebak diatas pohon saat banjir bandang dapat ditolong oleh Tim Gabungan TNI-Polri setelah berusaha keras untuk mengevakuasi para korban.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, selanjutnya para korban akan dievakuasi ke tempat yang aman.

Sesuai arahan Danyonif RK 732/Banau Letkol Inf Suhendar Suryaningrat S.H. M.Si, “Kebersamaan TNI dengan Polri dalam bahu membahu membantu evakuasi masyarakat yang terjebak banjir sangat patut diapresiasi , selain bisa membantu masyarakat dalam mengevakuasi korban, Kerja sama TNI-Polri diharapkan dapat membentuk kemanunggalan TNI-Polri dalam membangun sinegritas dan juga mampu merangkul rakyat di wilayah Halmahera Utara, khususnya di Tobelo.” dalam rilis resminya di Mako Yonif RK 732/Banau.(Tim)

admin
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Total Pengunjung Media

  • 2,079
  • 17,874
  • 60,495
  • 21,714,323