Hari Jadi Adhyaksa ke – 60, Dengan Tema”Terus Bergerak dan Berkarya”, Kejari Kobar Akan Tingkatkan Kinerja

www.suarakalteng.com – Hari Ulang Tahun Adhyaksa ke – 60 Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar) dengan mengikuti secara virtual dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI) dipimpin langsung oleh Bapak Jaksa Agung dengan tema “Terus Bergerak dan Berkarya “ucap Kajari Kobar Dandeni Herdiana pada saat memimpin upacara diruang Aula Kejaksaan Negeri Pangkalan Bun.

Dandeni Herdiana menyampaikan kepada seluruh jajaran jaksa dan stafnya dalam momen ini, mengajak jaksa dan tata usaha, untuk melaksanakan penegakan hukum perdata dan perdana. Herdiana juga mengakui disituasi pandemi covid 19 Kejaksaan Negeri Pangkalan Bun dalam melaksanakan tugas dan fungsinya terus bergerak dan berkarya sesuai tema tahun ini. Disamping itupula kajari terus meminta semua jaksa beserta staf tetap meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Kotawaringin Barat serta dengan Institusi lainnya.

“Kemudian terkait dengan penanganan kasus korupsi, Kejari Pangkalan Bun, pihaknya akan menyelesaikan tunggakan perkara yang sebelumnya sudah ada terkait kasus penyelewengan seperti Agrotama dengan tersangka Daniel”, terang Kajari.

Pihaknya sudah lakukan pemanggilan dengan waktu kurang lebih dua minggu. dalam tahap dua pihaknya melaksanakan kembali penanggulangan untuk penyerahan tersangka dan barang bukti besok. Kajari juga menjelaskan, terkait kasus korupsi, pihaknya terus melakukan pengawalan, pembinaan dan pencegahan dengan mendorong pembangunan di Kobar.

Sementara itu, lebih lanjut dikatakan kepada sejumlah wartawan, untuk kasus korupsi bukan hanya penindakan seolah-olah kesan memenjarakan.

Menurut pantauan wartawan dilapangan terkait kasus korupsi agrotama, perkaranya cukup memakan waktu yang panjang hampir kurang lebih tiga tahun proses perkaranya belum juga tuntas entah apa yang menjadi ganjalan ini patut dipertanyakan. diharapkan disaat momen HUT adhyaksa ke 60 kejaksaan agung dapat menuntaskan perkara ini sampai keakar – akarnya jangan sampai terkesan perkara tersebut berlarut – larut, ujarnya.

(taufik hidayat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *