Banyak Miliki Aset Yang Sama, Presiden Jokowi: India dan ASEAN Harus Saling Dukung

Banyak Miliki Aset Yang Sama, Presiden Jokowi: India dan ASEAN Harus Saling Dukung

Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju menghadiri KTT ASEAN-India, di IMPACT Forum, Bangkok Thailand, Minggu (3/11) siang. Presidne Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan apresiasi kepada India yang merupakan salah satu negara yang memberikan dukungan terhadap ASEAN Outlook on Indo Pacific. “India memiliki juga pemikiran yang kurang lebih sama melalui SAGAR (Security And Growth for

Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju menghadiri KTT ASEAN-India, di IMPACT Forum, Bangkok Thailand, Minggu (3/11) siang.

Presidne Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan apresiasi kepada India yang merupakan salah satu negara yang memberikan dukungan terhadap ASEAN Outlook on Indo Pacific.

“India memiliki juga pemikiran yang kurang lebih sama melalui SAGAR (Security And Growth for All in the Region). Oleh karena itu, Presiden juga mengatakan bahwa kalau kita lihat antara India dan ASEAN banyak sekali memiliki aset yang sama, yang dapat digunakan untuk saling mendukung,” kata Menlu mengutip pidato Presiden Jokowi pada KTT ASEAN-India, di Bangkok, Thailand, Minggu (3/11/2019).

Presiden menunjuk contoh, misalnya tentang economic growth, India tumbuh 7 persen, ASEAN tumbuh 5,1. Populasi kalau digabung menjadi sekitar dua billion population.

Dalam penerapan konsep Indo Pasific, lanjut Menlu, India dan Indonesia sudah mulai melakukannya dengan menghubungkan antara Aceh dengan Andaman dan Nikobar melalui beberapa kegiatan, yaitu misalnya mengenai mulai adanya kapal dagang yang berlayar dari Banda Aceh ke Port Blair, dan juga promosi investasi di bidang infrastruktur untuk mendukung connectivity.

“Jadi, ada kegiatan ekonomi baru yang terjadi antara Aceh dengan Andaman-Nikobar, dan ini merupakan salah satu bentuk nyata, bentuk kerja sama baik itu bisa dilihat dari segi connectivity maritim maupun dari sisi infrastruktur, maupun investment dan trade dalam konteks Indo Pacific,” jelas Menlu mengutip Presiden Jokowi.

Terakhir, lanjut Menlu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa masalah RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership) penting bagi ASEAN dan Presiden yakin RCEP ini juga penting bagi India.

“Memang tidak mudah kita bernegosiasi dengan 16 negara tapi Presiden meyakinkan bahwa RCEP ini akan dapat membawa hasil yang saling menguntungkan bagi rakyat semua negara. Oleh karena itu, Presiden secara jelas mengharapkan agar India dapat bersama dengan kita semua di dalam RCEP,” terang Menlu dalam Media Briefing usai kegiatan hari kedua KTT ASEAN di Bangkok, Thailand, Minggu (3/11) sore.

admin
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Error while loading reCapcha. Please set the reCaptcha keys under Theme Options in admin area

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Total Pengunjung Media

  • 1.505
  • 143.627
  • 588.840
  • 17.667.562